Komnas HAM Siap Gelar Investigasi Tambahan soal 10 Orang yang Tewas di Wamena

Komnas HAM memutuskan untuk melakukan investigasi tambahan terkait 10 orang korban yang diduga tewas ditembak

Komnas HAM Siap Gelar Investigasi Tambahan soal 10 Orang yang Tewas di Wamena
Gita Irawan
Tiga Komisioner Komnas HAM saat konferensi pers terkait tragedi kemanusiaan di Wamena di Kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat pada Jumat (18/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memutuskan untuk melakukan investigasi tambahan terkait 10 orang korban yang diduga tewas ditembak saat kerusuhan Wamena.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan pihaknya mendapat informasi adanya 10 lagi korban tewas di luar 33 korban korban tewas yang sudah terverifikasi dari sumber yang tidak bisa disebutkan namanya.

Baca: Komnas HAM: Sejumlah Pedagang, Korban Kerusuhan Wamena Kesulitan Membayar Utang ke Bank

"Kami memutuskan akan ada investigasi tambahan terutama untuk mengklarifikasi validasi info 10 orang yang diduga ditembak tapi penembaknya belum tahu. Sebelumnya Wamena korban yang sudah terkonfirmasi 33 orang. Sebanyak 31 meninggal karena luka-luka kekerasan dan segala macam, dua orang karena sakit," kata Beka di kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat pada Jumat (18/10/2019).

Meski begitu, ia mengatakan proses investigasi tersebut menemukan sejumlah kendala antara lain jarak yang jauh untuk menemui keluarga korban tersebut di Papua dan situasi dan kondisi keamanan di sana.

Meski begitu, ia mengatakan pihaknya telah mengantongi seluruh alamat kerluarga dari 10 korban yang diduga tewas ditembak tersebut.

"Ini butuh waktu agak panjang. Karena untuk mendatangi kampung mereka membutuhkan waktu, tidak seperti di Jakarta. Tapi ini kampungnya jauh," kata Beka.

Sebelumnya, ia beserta Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik mengatakan telah mengunjungi Wamena sejak Senin (14/10/2019) sampai Kamis (17/10/2019) untuk melakukan pendalaman atas fakta-fakta yang telah dikumpulkan oleh kantor Komnas HAM Papua terkait dengan peristiwa kerusuhan Wamena pada 23 September 2019.

Dalam proses pendalaman tersebut Beka mengatakan ia telah bertemu dengan sejumlah pihak terkait dengan kerusuhan tersebut.

Para pihak yang ditemuinya antada lain Gubernur Papua, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Papua sekira 30-an orang, Pangdam XVII Cenderawasih, Kapolda Papua, Kapolres, Dandim, tokoh agama, tokoh masyarakat, Rektor Universitas Cenderawasih, dan beberapa jurnalis.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved