Kabinet Jokowi

PKS Duga Bakal Jadi Oposisi Sendiri dan Berharap Partai Pendukung Jokowi Tetap Kritis

DPP PKS Suhud Alynudin menduga hanya partainya yang akan berada di barisan oposisi hingga lima tahun ke depan.

PKS Duga Bakal Jadi Oposisi Sendiri dan Berharap Partai Pendukung Jokowi Tetap Kritis
logo pks logo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peta politik parpol dua hari menjelang pelantikan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin masih jadi misteri. Khususnya, untuk parpol yang akan memutuskan menjadi oposisi dalam lima tahun ke depan.

Sejauh ini, baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah mengambil sikap di depan publik menjadi oposisi. Sementara parpol lainnya, hingga saat ini masih bersikap abu-abu.

Sekretaris Bidang Polhukam DPP PKS Suhud Alynudin menduga hanya partainya yang akan berada di barisan oposisi hingga lima tahun ke depan.

Baca: Pengamat Nilai Revisi UU KPK Itu Juga Ada Baiknya

"Kami melihat kecenderungan partai-partai untuk bergabung ke pemerintah tampak lebih kuat. Artinya, ada kemungkinan partai yang tersisa berada di luar pemerintahan hanya PKS," kata Suhud saat dihubungi, Jumat (18/10/2019).

Namun begitu, Suhud mengaku partainya tidak masalah apabila tidak ada satupun parpol yang mau menjadi oposisi. Yang jelas, pihaknya akan tetap berada dibarisan kekuatan penyeimbang pemerintah.

"Kami tetap memilih jalan berada di luar pemerintahan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pemilih yang menginginkan adanya kekuatan penyeimbang, agar demokrasi di Indonesia tetap terjaga," ungkapnya.

Di sisi lain, kata dia, PKS mengharapkan partai politik yang berada dilingkaran dari pemerintah untuk tetap menjaga sikap kritis untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

"Namun kami tetap berharap partai-partai untuk tetap menjaga sikap kritis dan menjaga agar kehidupan demokrasi tetap hidup di Indonesia," pungkasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved