Kabinet Jokowi

Soal Gerindra Masuk Koalisi, Rocky Gerung Sebut Istilah Duri dalam Daging: Cabut, Gak Usah Basa-basi

Pengamat politik Rocky Gerung menyebut istilah 'duri dalam daging' untuk menggambarkan posisi Partai Gerindra jika masuk dalam koalisi.

Soal Gerindra Masuk Koalisi, Rocky Gerung Sebut Istilah Duri dalam Daging: Cabut, Gak Usah Basa-basi
tribunnews.com/ Chaerul Umam
Rocky Gerung di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menyebut istilah 'duri dalam daging' untuk menggambarkan posisi Partai Gerindra jika masuk dalam koalisi.

Seperti diketahui, Partai Gerindra merupakan oposisi ramai diisukan akan masuk dalam koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung menyatakan hal tersebut saat menjadi bintang tamu dalam acara 'DUA SISI' yang diunggah kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (17/10/2019).

 Disentil KPK soal Kacamata Gucci, Mulan Jameela: Insya Allah Saya dan Gerindra Bersih dari Korupsi

 Anggap Prabowo Ingin Gabung Jokowi, Survei PPI: Mayoritas Tak Setuju Gerindra Masuk Pemerintah

Rocky Gerung mengibaratkan dengan istilah 'tidur bersama musuh' jika Gerindra akhirnya masuk dalam koalisi.

"Satu ranjang tapi dua selimut, pasti dua selimut karena enggak selesai kan, ini semacam sleeping with the enemy," ucap Rocky.

Rocky Gerung lantas menyinggung pernyataan Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani.

Rocky menyoroti tentang istilah mitra konstruktif yang disebut Irma Suryani.

"Ya justru karena itu problem kita hari ini kesulitan merumuskan posisi (Gerindra)," kata Rocky.

"Tadi Ibu Irma menyebut istilah mitra yang konstruktif, karena kesulitan untuk memakai istilah oposisi."

Rocky menambahkan, terdapat pihak yang berusaha masuk koalisi dan mengintervensi kebijakan.

"Jadi di situ di pihak lain ada upaya untuk berkoalisi secara terbatas, di pihak sini ada upaya untuk mengintervensi kebijakan," terang Rocky.

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved