Ajarkan Peserta Didik Mengenal Dunia, Sampoerna Academy Gelar United Day Nation

Sampoerna Academy merupakan sekolah internasional yang berbasis keragaman, baik itu suku, agama, budaya dan ras.

Ajarkan Peserta Didik Mengenal Dunia, Sampoerna Academy Gelar United Day Nation
Larasati
Peserta didik Sampoerna Academy berfoto bersama setelah menampilkan pertunjukan di acara United Day Nation 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah berstandar international, Sampoerna Academy cabang BSD menggelar acara UND atau United Day Nation, di Gedung Sampoerna Academy BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (18/10/2019).

Melly Liem, Head of student recruitment of Sampoerna Academy mengatakan terselenggaranya acara ini satu diantaranya untuk mengedukasi para peserta didik tentang keberagaman budaya di dunia.

"Sampoerna Academy setiap tahunnya melakukan UND atau United Nation Day, untuk memberitahu kepada anak-anak didik kami bahwa kita tidak sendiri di dunia. Banyak juga kebudayaan dari Negara lain. Jadi anak-anak dilatih untuk berpikiran terbuka" ujarnya

Sampoerna Academy merupakan sekolah internasional yang berbasis keragaman, baik itu suku, agama, budaya dan ras.

Baca: Wisuda Universitas Sampoerna Luluskan 67 Siswa, Buktikan Diri Berstandar Internasional

"Sampoerna Academy itu multikultural. Kami memiliki cabang di Mahkota, BSD, Jakarta, Sentul, Surabaya, dan Medan. Kita membuka kelas dari Play Group sampai Grade 12" ujarnya

Acara UND yang digelar Sampoerna Academy bukan hanya kegiatan yang dilakukan untuk peserta didik saja, tapi juga berkolaborasi dengan para orang tua murid, staff dan juga guru.

"Acara ini terintegrasi, jadi tidak hanya pertunjukan tarian dan nyanyian dari anak-anak, tapi orang tua mewakili tiap grade atau kelas juga mempertunjukan kebudayaan satu negara"

Para orang tua turut berpartisipasi menghias masing-masing stand dan menggunakan pakaian khas suatu negara, tidak ketinggalan makanan yang menjadi ciri khas masing-masing negara disajikan untuk dibagikan secara gratis.

"Harapannya supaya interaksi antara anak, orangtua, dan guru jadi semakin erat. Karena mendidik anak bukan hanya jadi tugas orangtua atau guru saja. Semuanya berpartisipasi berkolaborasi, bekerjasama, berbagi pengetahuan, berbagi kesenangan bersama untuk anak-anak" tutup Melly

Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved