Pelantikan Jokowi & Maruf Amin

Masuk Grup WA Penggagalan Pelantikan Presiden dan Ditawari Buat Bom, Eggi Sudjana Diklarifikasi

Argo mengatakan Eggi sempat diminta untuk menyumbang dana pembuatan bom terkait aksi pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih.

Masuk Grup WA Penggagalan Pelantikan Presiden dan Ditawari Buat Bom, Eggi Sudjana Diklarifikasi
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Eggi Sudjana saat keluar dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin (24/6/2019). Eggi Sudjana Ditangkap Terkait Kasus Makar, Pengacara Eggi: Tersangka Bom Perakit Pernah WA ke Eggi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan Eggi Sudjana dimintai keterangan perihal berada di grup WhatsApp (WA) yang berencana menggagalkan pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih.

Diketahui, Eggi telah diamankan oleh polisi dari kediamannya, pukul 01.30 WIB, pada Minggu (20/10).

Argo mengatakan Eggi sempat diminta untuk menyumbang dana pembuatan bom terkait aksi pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih.

"Saksi yang sudah kami periksa ada enam. Termsuk juga Eggi Sudjana. Dia ada di dalam grup WA, dia ditawari japrinya mengatakan mau buat bom hidrogen, mau nyumbang tidak? Tapi beliau tidak merespon," ujar Argo, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

Baca: NasDem: Viktor Laiskodat Mundur dari Bursa Menteri

Ia menyebut Eggi tak menanggapi tawaran yang dilayangkan melalui aplikasi WA itu. Oleh karenanya, kini Eggi telah dipulangkan kepolisian ke kediamannya.

Argo mengatakan status Eggi hanyalah sebagai saksi. Maka dari itu, yang bersangkutan kemarin diamankan untuk dimintai keterangan.

"Makanya kemarin kita ajak ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Karena yang bersangkutan ikut di WA grup tersebut. Sekarang sudah kita pulangkan yang bersangkutan setelah kita periksa sebagai saksi," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved