Kabinet Jokowi

Surya Paloh: Kalau Semua Parpol Dukung Pemerintah, Nasdem Siap Jadi Oposisi

Partai Nasdem memberikan sinyal siap menjadi oposisi pada pemerintahan kali ini. Padahal, Nasdem meruapakn pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Surya Paloh: Kalau Semua Parpol Dukung Pemerintah, Nasdem Siap Jadi Oposisi
TRIBUN/ABRAHAM DAVID
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan selamat dan bangga kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo terhadap peluncuran buku 'Dari Wartawan ke Senayan di Gedung Nusantara, DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018). Buku berjudul 'Dari Wartawan ke Senayan' mengisahkan perjalanan karier Bambang Soesatyo, merupakan seorang wartawan yang menapak sukses menjadi pengusaha dan politisi lalu mengantarnya ke 'Senayan' sebagai Ketua DPR RI. TRIBUNNEWS/ABRAHAMDAVID 

TRIBUNNEWS.COM - Meski menjadi salah satu partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019, Partai Nasdem memberikan sinyal siap menjadi oposisi pada pemerintahan kali ini.

Sinyal tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh usai menghadiri pelantikan Jokowi-Ma'ruf di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

 Sebut Jokowi Belum Bicarakan soal Jatah Menteri untuk Nasdem, Surya Paloh: Terus Terang, Ini Lucu

 Mahasiswa Desak Bertemu Jokowi: Rakyat Mau Bertemu, Presiden Tak Mau, Sibuk Bagi-bagi Jabatan

Menurut dia, bila semua partai politik mendukung pemerintah, Partai Nasdem siap menjadi oposisi.

"Kalau tidak ada yang oposisi, Nasdem saja yang jadi oposisi," kata Surya seperti dilansir dari Kompas TV, Senin (21/10/2019).

Hari ini, Jokowi memanggil sejumlah kandidat calon menteri ke Istana Kepresidenan.

 Bertemu Jokowi di Istana, Prabowo Mengaku Ditunjuk Jadi Menteri Bidang Pertahanan

Hingga pukul 16.30 WIB sudah ada sebelas orang yang menyambangi Istana.

Mereka yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Bos Gojek Indonesia Nadiem Makarim, dan Bos NET TV Wishnutama.

Selanjutnya, pengusaha Erick Thohir, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, mantan Mensesneg Pratikno, relawan Jokowi-Ma'ruf Fadjroel Rachman dan peneliti Populi Center Nico Harjanto.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved