Soal Jokowi-Prabowo Bersatu, Karni Ilyas Curhat Dibully Gara-gara 01 dan 02: Saya Coba Sekuat Tenaga

Pembawa acara Karni Ilyas turut menanggapi terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyetujui ajakan Presiden Joko Widodo berkoalisi.

Soal Jokowi-Prabowo Bersatu, Karni Ilyas Curhat Dibully Gara-gara 01 dan 02: Saya Coba Sekuat Tenaga
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram@presidenilc
Karni Ilyas untuk program acara ILC TVOne. 

TRIBUNNEWS.COM Pembawa acara Karni Ilyas turut menanggapi terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyetujui ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berkoalisi.

Diketahui Prabowo diketahui tiba di Istana negara pukul 16.07 WIB, Senin (21/10/2019) didampingi Waketum Gerindra Edhy Prabowo yang juga ditunjuk jadi menteri oleh Jokowi.

Sedangkan Prabowo Subianto merupakan kubu 02 yang menjadi satu-satunya lawan Jokowi dalam Pilpres 2019.

Dikutip TribunWow.com dari program Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne Selasa, (22/10/2019), Karni Ilyas mengungkapkan posisi ILC di masa Pilpres 2019.

"Selama kampanye saya membawakan ILC dengan mencoba sekuat tenaga untuk selalu berimbang antara kubu 01 dan kubu 02," ujar Karni Ilyas, Selasa (22/10/2019).

Karni Ilyas berujar namun usahanya sia-sia.

"Tapi usaha saya memuaskan kedua kubu itu nyaris sia-sia."

Ia mengaku dalam membawakan program selalu berusaha netral namun tetap disangka berpihak oleh kedua kubu 01 dari Jokowi-Ma'ruf Amin dan kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sebab kalau tidak kubu 01 yang kecewa kubu 02 yang kecewa. Selalu merasa ada yang kurang."

Atas hal itu, Karni Ilyas dan ILC memilih untuk mengambil cuti selama pemilu.

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved