Bupati Bengkalis Mangkir Dari Panggilan KPK

Bupati Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Bengkalis Mangkir Dari Panggilan KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Padahal, politikus Partai Golkar itu akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalih Amril Mukminin absen dari pemeriksaan hari ini lantaran surat panggilan pemeriksaan baru diterima.

Selain itu, dia juga berdalih ada rangkaian tugas yang tak dapat ditinggal di Kabupaten Bengkalis.

Baca: Mahfud MD Belum Tahu Konsep Pertahanan yang Disodorkan Prabowo

“Penyidik akan mempelajari dan mempertimbangkan penjadwalan (panggilan pemeriksaan) kembali,” kata Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019).

Falam perkara itu, Amril diduga kuat telah menerima uang sebesar Rp 2,5 miliar dari PT CGA yang merupakan pihak rekanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis.

KPK menduga uang tersebut diberikan guna memuluskan pengesahan anggaran proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning multiyears pada tahun 2017 hingga 2019.

Baca: Motor Chopper Jokowi Laris Manis, Hingga Kini 12 Unit Sudah Laku Terjual

Amril menerima uang tersebut saat dirinya belum menjabat bupati.

Setelah Amril terpilih, PT CGA diduga meminta tindak lanjut Amril terkait dengan proyek jalan tersebut agar dapat segera ditandatangani kontrak dan Amril dapat bersedia membantu.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved