Kabinet Jokowi Maruf

Dradjad Wibowo Anggap Menkeu Sri Mulyani Tabrak Visi Jokowi soal Badan Khusus Pajak

Dradjad Wibowo Anggap Menkeu Sri Mulyani Tabrak Visi Jokowi soal Badan Khusus Pajak

Dradjad Wibowo Anggap Menkeu Sri Mulyani Tabrak Visi Jokowi soal Badan Khusus Pajak
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat pengenalan menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Ekonom Dradjad Wibowo mengkritik Menkeu Sri Mulyani Indrawati (SMI) terkait Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tak akan dipisah dari Kementerian Keuangan dalam waktu dekat.

Mantan legislator di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menganggap pernyataan SMI tersebut bertentangan dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pernyataan Menkeu tersebut sangat bertentangan dengan visi dan misi Presiden Jokowi. Pak Jokowi beberapa kali menegaskan yang ada adalah visi misi presiden dan wapres. Bukan visi misi menteri,” ujar Dradjad, Jumat (25/10/2019).

Dradjad memaparkan visi dan misi Jokowi saat berduet dengan Jusuf Kalla (JK) pada Pilpres 2014. Menurutnya, ada dua visi dan misi Jokowi yang mencakup bidang fiskal.

Pertama, sebut Dradjad, visi dan misi Presiden Jokowi di bidang fiskal adalah merancang ulang lembaga pemungutan pajak.

Berikut, peningkatan kuantitas dan kualitas aparatur perpajakan.

Baca: Brunei Dirumorkan Mundur, Timnas U-23 Indonesia Hadapi Drawing Ulang untuk SEA Games 2019?

“Yang kedua melakukan desain ulang arsitektur fiskal Indonesia,” kata dia.

Mantan wakil ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, kedua visi tersebut tercantum secara eksplisit dalam Visi Misi dan Program Aksi Jokowi - JK.

“Tepatnya di halaman 39 butir 8 sub-butir 3 dan 4,” Dradjad memastikan.

Baca: Kata Sri Mulyani, Kebutuhan Wamen Masuk dalam APBN

Presiden Jokowi katanya lagi telah menuangkan visi itu ke dalam dokumen negara melalui Perpres Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 - 2019.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved