Kabinet Jokowi

Pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Tidak Mungkin Hanya Andalkan APBN

Di Labuan Bajo, kata Erick, pihaknya masih menunggu sinergi dengan pembangunan infrastruktur dikawasan wisata.

Pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Tidak Mungkin Hanya Andalkan APBN
Igman Ibrahim
Erick Thohir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, pembangunan destinasi pariwisata super priorotas tidak hanya bisa mengandalkan APBN semata.

Menurutnya, perlu adanya skema kerja sama dengan swasta.

Adapun kelima destinasi super prioritas itu adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Menurut Erick, kerja sama dengan pihak swasta telah dilakukan disejumlah destinasi wisata.

"Saya rasa untuk beberapa lokasi seperti mandalika, lombok sudah ada investasi swasta dan luar negeri. Karena itu akan ada event besar, ada motor GP di mandalika," kata Erick di Kantor PUPR, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Baca: Jokowi Diprediksi Bakal Reshuffle Kabinet Setahun ke Depan

Di Labuan Bajo, kata Erick, pihaknya masih menunggu sinergi dengan pembangunan infrastruktur dikawasan wisata.

"Di Labuan Bajo, sudah ada pulau komodo dan banyak investasi swasta yang bagus-bagus. Tinggal bagaimana kita mensinergikan daripada infrastruktur, airport dan pelabuhan kapal pesiar untuk faktor pendukung," ungkapnya.

Sementara itu, menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi juga mengungkapkan hal serupa. Baginya, pembangunan program destinasi wisata super prioritas tak bisa hanya mengandalkan APBN saja.

"Tidak mungkin andalkan APBN saja. Apalagi dengan kompetensi dan tugas-tugas baru kementerian BUMN untuk menjangkau dan kolaborasi swasta juga ikut serta," pungkasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved