Breaking News:

Akun Twitternya Diretas, Wamenag Zainut Tauhid Lapor ke Polda Metro Jaya

“Saya dan ketua tim media sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada Subdit Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya," katanya

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid, di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid menyebut akun Twitter miliknya diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Diketahui akun Twitter yang diduga milik Zainut tersebut menyukai suatu konten yang diduga berisi pornografi.

Baca: Ajak Artis Ibukota, BNPB Beri Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Gempa Maluku

Saat dikonfirmasi, Minggu (27/10/2019) Zainut Tauhid mengatakan pihaknya sudah membuat laporan ke pihak kepolisian untuk mengusut peristiwa peretasan akun Twitternya.

“Akun Twitter milik saya dikelola oleh ketua tim media atas nama saudara Sya’ron Mubarok. Akun Twitter saya tersebut diretas sehingga informasi apa pun melalui akun tersebut bukan dari saya,” ucapnya.

“Saya dan ketua tim media sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada Subdit Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya atas dugaan peretasan akun dan penyebaran konten berisi sesuatu yang melanggar kesusilaan,” ungkapnya melalui keterangan tertulis.

Tak hanya itu, ia juga melaporkan 32 lebih akun media sosial yang menurutnya melakukan pencemaran nama baik serta fitnah berkaitan dengan peristiwa peretasan itu.

Baca: Ketua DPP Hanura: Kami Tidak akan Meminta-minta Jabatan

Zainut sendiri mengaku baru mengetahui ada konten bersifat melanggar kesusilaan dalam akun Twitter-nya tersebut setelah admin akun Twitter-nya melaporkan bahwa ada yang mengendalikan akun Twitter-nya tersebut tanpa izin atau di-hacked.

“Karena akun Twitter bisa diakses melalui device apapun. Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian ini,” pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved