Breaking News:

Kabinet Jokowi

Syarief Hasan Sebut Cuitan Andi Arief Soal Megawati Pernyataan Pribadi

Andi Arief menduga bahwa Megawati Soekarnoputri tidak hanya menaruh dendam kepada SBY, melainkan juga kepada anaknya yakni Agus Harimurti Yudhoyono

Instagram Puan Maharani
Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Muhammad Prananda Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan istri Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa saat bersilaturahim di Hari Raya Idul Fitri di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta, Rabu (5/6/2019). (Akun Instagram puanmaharaniri) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa pernyataan Andi Arief soal Ketua Umum Megawati Soekarnoputri masih menyimpan dendam pada Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) merupakan pernyataan pribadi.

Pernyataan Andi Arief yang dituliskan melalui akun twiternya tersebut bukan merupakan pernyataan resmi partai.

"Itu pribadi lah, partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu. Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (28/10/2019).

Syarief mengatakan partai Demokrat tidak pernah mengajukan diri masuk ke dalam kabinet. Demokrat juga tidak pernah mengusulkan nama calon menteri kepada Jokowi. Komunikasi yang dilakukan Demokrat dengan pemerintah selama ini, hanya komunikasi politik biasa.

Baca: Ditabrak Truk Saat Swafoto di Pinggir Jalan, Satu Keluarga Meninggal

"Kami itu sudah sepenuhnya menyerahkan kepada presiden Jokowi. Apapun keputusannya harus kita hormati kita harus hargai saya pikir itu. Mari kita berikan kesempatan kepada kabinet ini untuk bekerja secara maksimal,"katanya.

Ia mengatakan bahwa Partai Demokrat tidak kecewa dengan komposisi kabinet yang disusun Jokowi. Karena menurutnya komposisi kabinet merupak hak prerogatif presiden.

"Apapun keputusannya harus kita hormati kita harus hargai saya pikir itu. Mari kita berikan kesempatan kepada kabinet ini untuk bekerja secara maksimal," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief menduga bahwa Megawati Soekarnoputri tidak hanya menaruh dendam kepada SBY, melainkan juga kepada anaknya yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal itu diungkapkan Andi Arief dalam akun twitternya @andiarief_.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi.

Menurutnya dendam tersebut merupakan bagian dari sejarah. Ia menduga dendam Megawati tersebut akan turun tidak hanya kepada anak melainkan cucu SBY.

"Tentu saja @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah. Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved