Rusuh di Papua

385 Pengungsi Ingin Kembali ke Wamena Setelah Jokowi Kunjungi Papua

385 pengungsi yang tersebar di Jayapura dan di luar Jayapura menyatakan ingin kembali ke Wamena.

385 Pengungsi Ingin Kembali ke Wamena Setelah Jokowi Kunjungi Papua
Istimewa
Presiden tinjau lokasi kerusuhan Wamena Senin 28 Oktober 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan 385 pengungsi yang tersebar di Jayapura dan di luar Jayapura menyatakan ingin kembali ke Wamena.

Eko mengatakan keinginan pengungsi untuk kembali ke Wamena muncul setelah Presiden Joko Widodo bersama rombongan mengunjungi Wamena beberapa waktu lalu.

"Setelah kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo bersama rombongan ke Wamena, sebanyak 385 orang pengungsi menyatakan keinginannya untuk kembali," kata Eko saat dikofirmasi Tribunnews.com lewat telepon, Selasa (29/10/2019).

Baca: Presiden Jokowi Penuhi Janji Luncurkan Papuan Youth Creative Hub: Silicon Valley Indonesia

Eko mengatakan, hari ini, Menteri Sosial Juliari P Batubara juga telah meminta bantuan dukungan Pesawat Herkules kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam rangka mendukung warga Wamena yang masih mengungsi untuk kembali ke Wamena.

Eko menjelaskan, menanggapi hal tersebut Panglima TNI Masekal TNI Hadi Tjahjanto meminta Kodam XVII/Cenderawasih dan Lanud Silas Papare untuk membantu menyediakan pesawat Hercules tersebut.

Baca: Rumah Mewah Susi Pudjiastuti: Luas 5 Hektar, Dihuni 400 Pegawai Tapi Ada Fakta Mengejutkan di Dalam!

Eko mengatakan, Kodam XVII Cenderawasih juga telah menerima permintaan dari Mabes TNI untuk menyediakan pesawat Hercules selama tiga hari.

"Pesawat Hercules ini untuk membantu para pengungsi yang ingin kembali ke Wamena. Mungkin dengan melihat Wamena yang sudah aman dan kondusif, warga yang mengungsi ingin kembali lagi ke Wamena, untuk membantu mengembalikan perekonomian di Wamena," kata Eko.

Meski begitu, Eko menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu pemulangan pengungsi tersebut ke Wamena.

Baca: Soal Desakan Tentang Perppu KPK, Mahfud MD: Memang ICW Itu Siapa

Pasalnya, saat ini pihaknya baru selesai melalukan proses pendataan terkait jumlah pengungsi yang ingin kembali ke Wamena.

Selain itu, pihaknya juga masih berkordinasi dengan Mabes TNI untuk menentukan jumlah pesawat Hercules yang dibutuhkan dalam proses pengembalian pengungsi tersebut.

Baca: Respons Mahfud MD Sikapi Soal Wacana Pemekaran Wilayah Papua

Eko pun menegaskan bahwa saat ini kondisi keamanan di Wamena telah kondusif, perekonomian telah berjalan, serta aktifitas pendidikan di sekolah-sekolah Wamena telah berjalan.

"Saat ini kondisi di Wamena telah kondusif, perekonomian dan pendidikan juga sudah berjalan," kata Eko.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved