Mahasiswa Diajak untuk Mendukung Program Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin

Para pemuda dan mahasiswa diajak menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mahasiswa Diajak untuk Mendukung Program Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Diskusi bertajuk "Meneropong Kabinet Indonesia Maju Jilid II, Menyoal 5 Program Kerja Prioritas", di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (28/10/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para pemuda dan mahasiswa diajak menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berbagai program yang dicanangkan Presiden Jokowi untuk kemajuan bangsa.

Demikian disampaikan Ketua Umum Generasi Satu Indonesia Ginka Febriyanti dalam diskusi bertajuk "Meneropong Kabinet Indonesia Maju Jilid II, Menyoal 5 Program Kerja Prioritas", di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (28/10/2019).

Baca: Presiden Jokowi Telah Mengantongi Nama-nama yang Akan Mengisi Wantimpres

Baca: Pendaftaran Online CPNS 2019 Dibuka 11 November Lewat Portal Ini, Satu Pelamar Untuk 1 Formasi

Baca: Pacar Mukanya Disiram Pakai Air Keras Karena Tak Mau Diajak Nikah, Padahal Sudah Pacaran 6 Bulan

Baca: BNPB Minta Masyarakat Waspadai Pergantian Musim

"Kita, pemuda dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan untuk mendukung program-program pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara," kata Ginka.

Meski demikian, ujarnya, pemuda juga tetap bisa memberikan kritik yang membangun terhadap program pemerintah.

Namun, kritik yang disampaikan para pemuda dan mahasiswa, tidak boleh sampai merusak dan mengoyak stabilitas negara.

Apalagi, jika kritik yang disampaikan itu sekadar demi kepentingan pribadi dan golongan, bukan kepentingan bangsa.

Atas dasar itu, Ginka mengajak para mahasiswa untuk lebih mengedepankan diskusi dan dialog dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah.

"Kita, Generasi Satu Indonesia, percaya bahwa melalui diskusi dapat memberikan arah yang baik untuk perubahan Indonesia. Ini sesuai dengan visi dan misi Presiden Jokowi, yakni menuju sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” ujar Ginka.

Di tempat yang sama, Koorpresnas BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Rahmat Syarif menambahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mengapresiasi Kabinet Indonesia Maju yang baru saja dilantik Presiden Jokowi.

Sebab, menteri-menteri yang berada di kabinet saat ini banyak yang berasal dari kalangan profesional dan ahli di bidangnya.

"Ditambah dengan kehadiran Abah Kiai Maruf (Wakil Presiden KH Maruf Amin, Red), yang merupakan tokoh besar Islam, maka kita yakin dengan sungguh bahwa negara ini akan jauh lebih baik dari sebelumnya," katanya.

Baca: Plt Kapolri Jamin Keamanan di Wamena

Program Presiden Jokowi yang dimaksud Ginka adalah yang disampaikan saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ketika itu, Presiden Jokowi menyampaikan lima program prioritas pemerintahannya dalam lima tahun ke depan.

Lima program prioritas itu adalah membenahi SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, memangkas birokrasi, dan melakukan transformasi ekonomi.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved