Mengenang Satu Tahun Jatuhnya Lion Air JT610, KNKT Sebut Kopilot Bingung Soal Prosedur

Selasa 28 Oktober 2019 tepat satu tahun peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Pihak KNKT ungkap hasil investigasi & faktor penyebab kecelakaan.

Mengenang Satu Tahun Jatuhnya Lion Air JT610, KNKT Sebut Kopilot Bingung Soal Prosedur
Instagram @lionairgroup
Gegara Harga Tiket Mahal hingga Harus Bayar Ekstra untuk Bagasi, Pesawat Lion Air Terpaksa Terbang dengan 4 Penumpang 

TRIBUNNEWS.COM - Setahun lalu pada 29 Oktober 2018, pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang.

Tepat pada hari Selasa 29 Oktober 2019 ini, tepat satu tahun peristiwa tersebut terjadi.

Pesawat yang lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta ini mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Karawang.

Sebanyak 189 orang dinyatakan meninggal dunia.

189 orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT610 ini terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 5 kru.

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610.

Lion Air JT610 jatuh
Lion Air JT610 jatuh (Kolase Twitter/rasjogja)

Tak lama setelah pesawat mengalami kecelakaan, tim SAR berhasil menemukan lokasi jatuhnya Lion Air JT610.

Barang-barang yang dibawa oleh penumpang hingga bangkai pesawat tampak mengapung di perairan Karawang.

Jenazah para penumpang yang berhasil diangkut oleh tim SAR sudah dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kini tepat satu tahun kecelakaan tersebut terjadi, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap hasil investigasi terkait peristiwa jatuhnya Lion Air JT610.

HALAMAN SELANJUTNYA =====>

Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved