Rokhmin Dahuri Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus TPPU Bupati Cirebon

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhmin Dahuri, mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (31/10/2019).

Rokhmin Dahuri Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus TPPU Bupati Cirebon
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terdakwa Bupati Cirebon nonkatif Sunjaya mengenakan baju tahanan KPK meninggalkan gedung seusai menjalani sidang dalam kasus korupsi jual-beli jabatan, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (13/3/2019). Sidang tersebut menghadirkan saksi Anggota DPR RI Junico BP Siahaan akrab disapa Nico Siahaan, yang dimintai keterangan terkait uang Rp 250 juta sumbangan dari terdakwa Sunjaya untuk acara Sumpah Pemuda yang diselenggarakan PDIP. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhmin Dahuri, mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (31/10/2019).

Menteri Kelautan dan Perikanan era pemerintahan Megawati Sukarnoputri tersebut sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

"Saksi tidak hadir. Surat panggilan retur," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).

Baca: Polisi Ungkap Peredaran Sabu di Tanahlaut, Pelaku Ibu Rumah Tangga Hingga Guru Agama

Bukan hanya Rokhmin saja yang mangkir, saksi lainnya, Safri Burhanuddin juga tidak memenuhi panggilan penyidik KPK.

Safri yang menjabat Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi tidak memberikan keterangan apapun atas ketidakhadirannya dalam pemeriksaan hari ini.

"Belum diperoleh Informasi terkait ketidakhadirannya," kata Febri.

Baca: Istana Kepresidenan di Papua Akan Dibangun Dengan Ciri Khas Bumi Cenderawasih

Febri memastikan, tim penyidik bakal menjadwalkan ulang pemeriksaan Rokhmin dan Safri.

Namun, ia mengatakan, penjadwalan ulang pemeriksaan kedua saksi tergantung kebutuhan penyidikan.

"Saksi-saksi yang tidak hadir akan dipanggil kembali sesuai kebutuhan Penyidikan," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved