Polemik PNS Bercadar

Larangan Pegawai Pemerintahan Pakai Cadar dan Celana Cingkrang, MUI hingga Politisi Angkat Bicara

Wacana pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan, tengah ramai dibicarakan di tengah masyarakat.

Larangan Pegawai Pemerintahan Pakai Cadar dan Celana Cingkrang, MUI hingga Politisi Angkat Bicara
WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF
Wacana pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan, tengah ramai dibicarakan di tengah masyarakat. Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan rencana itu masih dalam kajian, namun aturan itu sangat mungkin direkomendasikan Kemenag atas dasar alasan keamanan. 

Fachrul pun juga membantah dirinya akan membuat aturan pelarangan cadar.

"Oo ndak, belum pernah ngomong seperti itu. Kalau melarang-larang kan bukan tugas Menag," kata Fachrul.

Namun menurutnya, ia mendengar rencana pembuatan aturan keluar masuk instansi pemerintah.

"Saya dengar, akan keluar aturan masuk instansi pemerintah tidak boleh pakai helm dan muka harus kelihatan jelas," imbuhnya.

Hal ini menurutnya wajar untuk diterapkan apalagi hal ini berkaitan dengan alasan keamanan pada lembaga pemerintah.

"Saya kira betul lah untuk alasan keamanan," tutur Fachrul.

"Kalau tamu masuk instansi pemerintah, itu urusan aparat hukum lah. Saya merekomendasikan yang tidak boleh masuk ke instansi pemerintah itu, satu mengenakan helm tertutup, kedua mukanya gak kelihatan," tutupnya.

Sementara itu untuk celana cingkrang, Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, Sundawan Salya mengatakan aturan tersebut berlaku di internal kerja BIN dan telah rutin dilakukan pengaturan serupa.

Selain celana cingkrang, BIN juga melarang aparaturnya untuk memelihara jenggot dan berambut gondrong.

Deputi VI Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Sundawan Salya dan Ketua Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) Ono Surono, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2017).
Deputi VI Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Sundawan Salya dan Ketua Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) Ono Surono, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2017). (Wahyu Aji)

"Lewat aturan ini kami ini ingin menjaga estetika dan etika dalam berpakaian," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved