Breaking News:

Ini Tujuan Ade Armando Unggah Meme Anies Berwajah Joker di Medsos

Ade tersinggung atas apa yang dilakukan Anies yang dinilainya serampangan karena menghambur-hamburkan uang rakyat.

Akhdi Martin Pratama
Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando saat memenuhi panggilan polisi di Mapolda Metro Jaya pada Kamis (23/6/2016) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pakar komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, mengaku sengaja memposting meme tentang Anies Baswedan dengan wajah joker lantaran ingin menyindir kinerja Pemprov DKI Jakarta.

"Tapi kalau anda tanya, saya sih tujuannya memang untuk menyindir Anies dengan menggunakan meme itu. Karena di bawah kepemimpinan dia, anggaran yang diajukan Pemda itu memang luar biasa tidak masuk di akal. Soal lem aibon, spidol, bulpoint, dan seterusnya," kata Ade saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (2/11/2019).

Ade menegaskan, sebagai warga negara, dirinya pantas tersinggung atas apa yang dilakukan Anies yang dinilainya serampangan karena menghambur-hamburkan uang rakyat.

"Jadi itu memang sindiran buat Anies, dan kita sebagai warga negara memang harus tersinggung ya. Apa yang dilakukan Anies itu serampangan, uang rakyat dihambur-hamburkan seperti itu," tegas dosen UI itu.

Baca: Posting Meme Anies Berwajah Joker, Ade Armando Heran Kenapa Fahira Idris yang Tersinggung

Baca: Heboh Ade Armando Samakan Wajah Anies Baswedan dengan Joker, Tagar #TangkapAdeArmando Jadi Trending

Baca: Ade Armando Pernah Dilaporkan ke Polisi karena 3 Hal Ini, Selain Meme Anies Baswedan Mirip Joker

Menurutnya, masyarakat patut mencurigai besaran anggaran untuk alat tulis yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI.

"Pertanyaan saya, selama ini mereka tuh dapat apa sih soal uang rakyat itu. Itu diapakan? Kita harus curiga lho, ini ada menyangkut banyak orang," ujar Ade.

Sebelumnya, seorang Senator asal DKI Jakarta Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya karena memposting meme tentang Anies.

Terhadap gugatan Fahira, Ade menyebut pasal yang ditujukan padanya salah alamat lantaran menurutnya dia tidak melanggar apa yang tertuang dalam pasal yang diadukan.

"Menurut saya sih pasal tuduhan dia itu salah alamat karena pasal yang dikenakan itu mengubah gambar informasi elektronik," ujar Ade Armando.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved