Jokowi Yakin pada Nadiem Makarim sebagai Mendikbud: Mas Menteri Minta Waktu 100 Hari

Jokowi Yakin pada Nadiem Makarim sebagai Mendikbud: Mas Menteri Minta Waktu 100 Hari

Jokowi Yakin pada Nadiem Makarim sebagai Mendikbud: Mas Menteri Minta Waktu 100 Hari
Warta Kota/Ricky Martin Wijaya
Nadiem Anwar Makarim (kanan) memberikan keterangan saat berkeliling Kantor Kemendikbud usai serah terima jabatan (sertijab), di Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Eks CEO Gojek, Nadiem Makarim ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi (Mendikbud Dikti) pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Warta Kota/Ricky Martin Wijaya 

TRIBUNNEWS.COM - Saat CEO Gojek Nadiem Makarim ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Kabinet Indonesia Maju, tak sedikit yang terkejut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari hal itu.

Dilansir YouTube KompasTV, Sabtu (2/10/2019), meski bukan berlatarbelakang guru besar atau praktisi pendidikan, Nadiem dianggap bisa cepat merespons perubahan dan mengelola manajemen pendidikan yang besar menggunakan teknologi. 

Nadiem makarim terlihat nampak memakai baju adat Jawa Tengah, Beskap, dalam memimpin upacara Peringatan Sumpah Pemuda
Nadiem makarim terlihat nampak memakai baju adat Jawa Tengah, Beskap, dalam memimpin upacara Peringatan Sumpah Pemuda (Screenshoot Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

Presiden Jokowi mengatakan, Jumat (1/11/2019),  jika semua sesuai dengan bayangan Nadiem Makarim, akan ada perubahan besar di dunia pendidikan Indonesia tentang cara mengajar hingga interaksi murid dan guru.

"Nanti beliau akan berbicara secara jelas setelah betul-betul lapangannya dilihat dan dikuasai."

"Mas Menteri minta waktu kepada saya seratus hari untuk menyiapkan dan merancang," ujar Jokowi dalam tayangan yang diunggah YouTube KompasTV, Sabtu.

"Dari apa yang Mas Menteri ini sampaikan kepada saya, saya meyakini beliau bisa melakukan itu," imbuhnya.

Seperti yang dilansir YouTube KompasTV, tantangan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud cukup berat.

Paling tidak ia harus menjangkau 3,5 juta guru, 300 ribu lebih sekolah, dan 50 juta lebih pelajar.

Mengutip tayangan YouTube KompasTV, Kamis (24/10/2019), alasan Jokowi memilih Nadiem Makarim sebagai Mendikbud adalah terkait dengan latar belakangnya sebagai pendiri Go-Jek.

Halaman
12
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved