Kasus Novel Baswedan

Menurut Moeldoko, Kasus Novel Seolah Mudah, Padahal Enggak. . .

Menurut Moeldoko, lambatnya penanganan kasus Novel bahkan membuat Presiden kerap bertanya-tanya.

Menurut Moeldoko, Kasus Novel Seolah Mudah, Padahal Enggak. . .
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik KPK Novel Baswedan bersiap memberikan kesaksian bagi terdakwa mantan anggota Komisi II DPR Markus Nari pada sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (9/10/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan tiga orang saksi yang dihadirkan JPU KPK yakni mantan anggota Komisi V DPR yang juga terpidana kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Miryam S. Haryani, Penyidik KPK Novel Baswedan, dan jaksa KPK Heryawan Agus. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa penyelidikan kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan bukan hal mudah.

Menurut Moeldoko, hal itulah yang membuat kepolisian sampai saat ini belum berhasil mengungkap pelaku penyerangan.

"Kasus Novel seolah-olah mudah tapi padahal nggak mudah juga," kata Moeldoko dalam wawancara khusus dengan Kompas.com di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Menurut Moeldoko, lambatnya penanganan kasus Novel bahkan membuat Presiden kerap bertanya-tanya.

"Presiden sering (tanya), di mana persoalan sebenarnya? Pencarian barang bukti itu yang benar-benar menyulitkan," kata Moeldoko.

Menurut dia, pencarian barang bukti sulit dilakukan karena kejadian penyerangan itu terjadi saat waktu subuh.

Minimnya saksi mata juga rekaman CCTV di lokasi membuat pelaku penyerangan yang menggunakan sepeda motor sulit dikenali.

"Beberapa kali polisi menetapkan calon tersangka, tahu-tahu enggak," kata dia.

Waktu Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu.

Saat itu, Novel baru saja menunaikan shalat subuh di Masjid Al Ihsan, dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel terluka parah.

Hingga Tito Karnavian diberhentikan dari Kapolri dan diangkat Jokowi sebagai Mendagri, kasus tersebut belum juga terungkap.

Jokowi sudah memberi tenggat waktu bagi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk mengungkap kasus Novel paling lambat sampai awal Desember 2019.

Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul Moeldoko: Kasus Novel Seolah Mudah, padahal Enggak

Penulis : Ihsanuddin

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved