Ketua YLBHI Kritik Proses Pemilihan Dewan Pengawas KPK: Secara Lembaga KPK Dikendalikan Presiden

Asfinawati, Ketua YLBHI mengkritisi proses pemilihan Dewan Pengawas KPK yang dipilih langsung oleh Jokowi.

Ketua YLBHI Kritik Proses Pemilihan Dewan Pengawas KPK: Secara Lembaga KPK Dikendalikan Presiden
Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menganggap penunjukkan Dewan Pengawas KPK secara langsung oleh presiden dapat menimbulkan adanya intervensi. 

Presiden Jokowi bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sedang memproses nama-nama tertentu yang diusulkan oleh banyak pihak.

"Terkait nama-nama yang masuk dalam Dewan Pengawas secara khusus tidak ada yang disebutkan," ujarnya dilansir dari Youtube TV One Selasa (5/11/2019).

Ia menambahkan nama-nama yang masuk sudah mendapatkan masukan dan pemerintah juga meminta masukan dari pihak masyarakat.

Mengenai jumlah Dewan Pengawas KPK, Fadjroel mengatakan akan dipilih 5 orang Dewan Pengawas KPK  karena disesuaikan dengan Undang-Undang KPK.

Ketika ditanya mengenai komposisi dari 5 orang tersebut, ia menjawab akan didominasi yang memiliki latar belakang hukum.

"Di masa transisi itu kan hak presiden yang berhak menentukannya. Umumnya pasti dari Hukum pasti ada, tapi ada pihak non hukum,"ungkap juru bicara Presiden. 

Fadjroel menambahkan bahwa pemerintah benar benar pro terhadap penegakan anti korupsi di Indonesia.(*)

(Tribunnews.com/Faisal Abdul Muhaimin)

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved