Laporkan Novel Baswedan, Dewi Tanjung: Banyak Kejanggalan dari Reaksi, Luka, hingga Bentuk Perban

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewi Ambarwati atau Dewi Tanjung melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan ke Polda Metrojaya.

Laporkan Novel Baswedan, Dewi Tanjung: Banyak Kejanggalan dari Reaksi, Luka, hingga Bentuk Perban
Kolase Kompas.com/Kompas TV
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewi Ambarwati atau Dewi Tanjung melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan ke Polda Metrojaya. 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewi Ambarwati atau Dewi Tanjung melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan ke Polda Metrojaya.

Dewi Tanjung menuduh Novel Baswedan menyebarkan berita bohong kasus penyiraman air keras yang hingga kini belum terungkap.

Dewi Tanjung juga menyebut ada rekayasa dibalik penyerangan tersebut.

Menurut Dewi Tanjung ada keanehan dari luka di mata Novel Baswedan.

Dewi Tanjung mengaku sudah melihat dan mempelajari kasus Novel Baswedan selama dua tahun tetapi tidak ada kejelasan hukumnya.

Politikus PDI-Perjuangan, Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).
Politikus PDI-Perjuangan, Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019). (KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA)

"Saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, sebagai masyarakat sudah melihat dan mempelajari kasus ini selama dua tahun ini tetapi tidak ada kejelasan hukumnya," ujar Dewi Tanjung, dikutip Tribunnews.com dari tayangan yang diunggah YouTube tvOneNews, Kamis (7/11/2019).

Dewi Tanjung mengaku mempelajari kasus Novel Baswedan dari remakan CCTV, dari luka yang dialami, bentuk perban, dan mata Novel Bawedan.

"Saya pelajari dari rekaman CCTV, dari luka-luka yang dialami oleh Novel sendiri, dari bentuk perban, dan matanya banyak kejanggalan yang menurut saya itu seperti dugaan saya, direkayasa," jelas Dewi Tanjung.

Terkait dengan kejanggalan tersebut, Dewi Tanjung memaparkan dua alasan.

Pertama, Dewi Tanjung melihat dari reaksi Novel Baswedan saat menerima percikan air keras.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved