Menteri Tito Soal Parkir Dikuasai Ormas: Itu Yang Terdaftar di Pemerintahan Kota

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, ada 1.688 organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang terdaftar

Menteri Tito Soal Parkir Dikuasai Ormas: Itu Yang Terdaftar di Pemerintahan Kota
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Mendagri Tito Karnavian usai menjadi imam salat Jumat di masjid Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, ada 1.688 organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu (06/11/2019).

"Sekiranya ada 300.000 lebih ormas yang terdaftar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), sementara di Kemendagri sendiri ada 1688 terdaftar, di pemprov 8170, pemerintah kota 16.094" ujarnya,

Menurutnya ada dua klasifikasi Ormas, diantaranya yang terdaftar dan tidak terdaftar. Lebih lanjut maksud dari terdaftar menurut Kemendagri adalah memiliki badan hukum.

Baca: Buka-bukaan, Ombusdman Sebut Kemenkumham Paling Banyak Diadukan Soal CPNS

Baca: Mendagri Tito Karnavian Terjunkan Tim Telusuri Kebenaran Adanya Desa Fiktif

Baca: Di Hadapan Anggota Komisi II DPR, Tito Karnavian Sampaikan 5 Rencana Strategis Kemendagri

"Sebagian besar memang sudah ada badan hukum, kalau sudah berbadan hukum maka itu jadi kewenangan Kemenkumham" lanjutnya.

Terkait isu Ormas yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal lahan parkir yang menjadi viral, Menteri Tito mengatakan Ormas tersebut merupakan Ormas yang terdaftar di pemerintahan kota.

"Kewenangan kemendagri diantaranya untuk pembinaan pada mereka. Kalau dia ada dibadan hukum maka itu tugas kemenkumham, tapi kalau Ormas tersebut bukan dari badan hukum, maka dari pemda lalu kemendagri dapat memberikan pembinaan kepada mereka" ujarnya

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved