Kasus Suap SAH Umbulharjo, KPK Telisik Aliran Dana dari Dinas PUPR Yogyakarta ke Jaksa Eka

penyidik memeriksa tujuh saksi tersangka Eka Safitra, jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta yang juga merupakan anggota TP4D.

Kasus Suap SAH Umbulharjo, KPK Telisik Aliran Dana dari Dinas PUPR Yogyakarta ke Jaksa Eka
Tribunnews/Irwan Rismawan
Jaksa Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Eka Safitra menggunakan rompi oranye usai diperiksa terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus dugaan suap jaksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019). KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta TA 2019 di antaranya Jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Eka Safitra, Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta, Satriawan Sulaksono, dan Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana dengan barang bukti uang senilai Rp 110.870.000. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi perkara dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019.

Pada Jumat (8/11/2019) ini, tim penyidik memeriksa tujuh saksi tersangka Eka Safitra, jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta yang juga merupakan anggota Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Chrystelina G Sitompul menyampaikan, tujuh saksi yang diperiksa seluruhnya berasal dari unsur swasta.

Baca: KPK Serahkan 40 Halaman Berkas Kesimpulan ke Hakim di Sidang Praperadilan Imam Nahrawi

Baca: Ikan Tohok Jadi Kode Uang Suap untuk Gubernur Kepulauan Riau

Baca: Dewan Pengawas KPK akan Dilantik Jokowi pada Desember 2019, Apa Saja Tugasnya?

Chrystelina melanjutkan, pemeriksaan dilakukan di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY, Jalan Parangtritis KM 5,5, Panggungharjo, Sewon, Tarudan, Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Dalam pemeriksaan, KPK mendalami informasi terkait dengan dugaan penerimaan lain tersangka ESF (Eka Safitri) dari Dinas PUPR Yogyakarta," ujar Chrystelina di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Sebelumnya pada Kamis (7/11/2019) kemarin, penyidik telah memeriksa delapan saksi untuk Jaksa Eka.

Dari pemeriksaan itu, KPK menelisik adanya dugaan penerimaan uang dari Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

“KPK mendalami informasi terkait dengan dugaan penerimaan lain tersangka EFS (Eka Safitra) dari kepala dinas pekerjaan umum dan wali kota,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Dalam perkembangan jauh sebelumnya, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi terkait perkara ini.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved