Robohnya Sekolah di Pasuruan, Jokowi Tegas: Awas Jangan Sampai Terulang Lagi

Robohnya SD Negeri Gentong mendapatkan perhatian serius oleh Presiden Joko Widodo.

Robohnya Sekolah di Pasuruan, Jokowi Tegas: Awas Jangan Sampai Terulang Lagi
Youtube tvonenews
Jokowi menegaskan akan menindak siapapun yang tidak serius dalam perencanaan pembangunan sehingga mengakibatkan runtuhnya SD Negeri Gentong 

TRIBUNNEWS.COM - Ambruknya SD Negeri Gentong pada Selasa (5/11/2019), di Kecamatan Gading Rejo, Pasuruan Jawa Timur, mendapatkan respon tegas dari Presiden Jokowi.

SD Negeri Gentong runtuh di saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.

Reruntuhan menimbun semua orang yang berada di ruang kelas 2a, 2b, 5a, dan 5b.

Belasan guru dan murid sempat terjebak di dalam reruntuhan.

Ambruknya SD tersebut, mengakibatkan seorang guru dan seorang murid tewas tertimpa reruntuhan.

Untuk korban luka-luka, kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sudarsono untuk mendapatkan perawatan.

BACA : Nadiem Makarim Tinjau SDN Gentong, Keluarga Korban: Semoga Tidak Ada Korban Seperti Anak Saya

Dari kejadian ambruknya SD Negeri Gentong, Pemerintah merespon dengan tegas dan serius.  

Dilansir dari tayangan TV One News (7/11/2019) , Menurut Presiden Jokowi, proses e-tendering yang tepat waktu dan efisien, bisa menjadi kunci untuk mencegah buruknya hasil kontruksi.  

“Sd dan gedung ada yang ambruk, karena apa? yaa karena kerjanya cepet-cepetan, dan pas pembangunan bertepatan dengan musim penghujan,” kata Jokowi saat membuka acara Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa 2019.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nur Wahid Rizqy
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved