Guru di Flores Bergaji Rp 75 Ribu, Mas Nadiem Harus Fokus 'Clustering Priority'

Menurut Syaiful, Nadiem harus mulai lebih memfokuskan membenahi kesejahteraan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)

Guru di Flores Bergaji Rp 75 Ribu, Mas Nadiem Harus Fokus 'Clustering Priority'
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019). Raker tersebut beragendakan perkenalan dan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tribunnews/Jeprima 

"Saya mengabdi dengan tulus di sini. Satu hal yang paling penting adalah masa depan anak-anak. Kalau tidak ada yang mengajar di sini, masa depan anak-anak pasti suram. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa ini," kata Maria.

Maria menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sang suami, Mikael Wilson terpaksa harus meninggalkan ia dan anak-anaknya.

Sang suami pergi membajak sawah dan menjual ikan di kampung untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca: Fakta Unik Rapat Perdana Nadiem makarim, Jawab Isu Tak Pernah Bersekolah di Indonesia

"Saya berharap kepada Pemda Sikka agar bisa memperhatikan nasib guru honorer," harap Maria.

Untuk diketahui, SDN Kepiketik ini berjarak 30-an lebih kilometer dari Kota Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.

Menuju sekolah ini, bisa menggunakan kendaraan roda 2 dan 4. Kondisi jalan menuju sekolah juga cukup memprihatinkan.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved