Kabinet Jokowi

Sering Dituding Jadi Menteri Berbagai Urusan dan Intervensi, Luhut Pandjaitan: Karena Saya Rajin

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjawab tudingan yang selama ini mengarah padanya.

Sering Dituding Jadi Menteri Berbagai Urusan dan Intervensi, Luhut Pandjaitan: Karena Saya Rajin
Tribunnews/Irwan Rismawan
Mantan Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai Senin (21/10/2019), usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjawab tudingan yang selama ini mengarah padanya.

Luhut Binsar Pandjaitan seringkali dituding sebagai menteri yang turun tangan dalam banyak hal.

Dilansir TribunWow.com dari channel Youtube Talk Show tvOne pada Jumat (8/11/2019), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, satu di antara penyebabnya adalah latar belakangnya di dunia militer.

 Luhut Binsar Jadi Menteri Lagi, Rocky Gerung Hubungkan dengan Posisi Prabowo Kini: Diam-diam Diminta

Awalnya, presenter Talk Show tvOne menanyakan soal Luhut yang disebut sebagai menteri segala urusan itu.

"Pak pernah dengar dong kalau masyarakat itu banyak sekali yang berkata apa-apa kok Pak Luhut ya, bahkan dibilang menteri semua urusan," tanya presenter.

Luhut lantas memberikan jawabannya.

Ia menyebutkan, hal tersebut dilakukannya karena melihat pengalamannya di bidang militer.

Menurut Luhut, dari pengalamannya itu, jelas bahwa seseorang tidak dapat bekerja sendirian.

"Karena saya rajin melihat pengalaman saya di bidang militer, tidak bisa kau kerja sendiri," ujar Luhut.

Ia menjelaskan, dirinya juga sempat memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kandidat menteri.

"Pak kita itu tidak hanya sekedar cari yang pinter pak, tapi menteri yang mau kerja sama dan mau dengar," katanya.

>>> Halaman Selanjutnya

Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved