Blak-blakan, Luhut Binsar Beri Komentar soal KPK: Jangan OTT Doang, Korupsi Rp 50 Juta Aja Ditangkap

Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan komentarnya terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Blak-blakan, Luhut Binsar Beri Komentar soal KPK: Jangan OTT Doang, Korupsi Rp 50 Juta Aja Ditangkap
Kompas.com/Mutia Fauzia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019). MUTIA FAUZIA 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan komentarnya terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Luhut Binsar mengimbau KPK untuk tak hanya melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Apalagi jika OTT itu dilakukan pada mereka yang melakukan korupsi dalam nominal yang tidak besar.

Hal itu disampaikan Luhut Binsar dalam acara 'Apa Kabar Indonesia Malam' yang diunggah channel YouTube Talk Show tvOne, Jumat (8/11/2019).

Sebagai Menko Maritim dan Investasi, Luhut mengaku memiliki sejumlah rencana yang akan ia terapkan.

"Saya lapor presiden 'Pak sekarang ini saya lapor bapak sekaligus minta persetujuan bapak nih kalau bapak setuju, investasi yang sekitar (Rp) 1 miliar dollar terus ke atas saya akan bikin rapat tiap bulan, evaluasi itu'," terang Luhut.

"Seperti tadi kita rapat ini, ada Oman mau investasi kenapa terhenti? Saya tanya, iya iya tidak tidak," imbuhnya.

Selain itu, Luhut juga memiliki rencana untuk melibatkan KPK dalam setiap proyek yang dilakukannya.

Hal itu disebutnya perlu dilakukan untuk mencegah dan mengawasi, sehingga tak terjadi tidak korupsi.

"Terus saya bilang akan ajak selalu KPK pak, untuk pencegahan dan penindakan," jelas Luhut.

BACA SELENGKAPNYA >>>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved