Isu Surya Paloh Ingin Bangun Poros Baru, 'Seharusnya Enggak Usah Ribut dengan Silaturahim'

Dia menegaskan, tidak perlu heboh atas safari politik tersebut karena itu merupakan silaturahim antar parpol.

Isu Surya Paloh Ingin Bangun Poros Baru, 'Seharusnya Enggak Usah Ribut dengan Silaturahim'
Lusius Genik/Tribunnews.com
Petinggi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago dan para pengurus lainnya 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petinggi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, menyayangkan adanya kecurigaan terhadap safari politik yang dilakukan oleh Surya Paloh beberapa waktu ini dengan sejumlah partai politik (parpol).

Dia menegaskan, tidak perlu heboh atas safari politik tersebut karena itu merupakan silaturahim antar parpol.

"Seharusnya enggak usah ribut dengan silaturahim. Itu apa sih yang dicurigai dari silaturahim? toh semua publik lihat dan kesepakatan yang dilakukan dengan PKS juga disebarkan ke publik," ujar Irma saat ditemui di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2019).

Irma bahkan merasa heran dengan berhembusnya kabar NasDem ingin membangun poros baru di luar koalisi.

Baca: Kader Nasdem Usulkan Surya Paloh Maju Nyapres di 2024

Baca: Fahri Hamzah Dirikan Partai Gelora, Begini Tanggapan Petinggi Nasdem

Baca: 34 DPW Aklamasi Pilih Surya Paloh Pimpin NasDem Lagi

"Sebenarnya itu kenapa harus curiga? Kenapa harus di framing bahwa seolah-olah kami ingin berada di luar, seolah-olah kami membangun poros baru," katanya.

Menurutnya sangat disayangkan pandangan demikian ada.

Pasalnya, sampai saat ini, menurut cerita Irma, Surya Paloh bahkan tidak mencurigai siapapun yang menyebarluaskan kabar NasDem akan berdiri di luar koalisi.

Meski demikian, lanjutnya, Surya Paloh menyatakan sebuah sindiran kepada mereka yang mengaku diri nasionalis.

"Pak surya paloh tidak curigai siapapun, hanya saja beliau ingin menyatakan ke publik bahwa kalau kita mengatakan diri kita ini sebagai partai yang nasionalis, partai yang pancasilais, seharusnya enggak usah curiga," ujarnya.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved