Contoh Amerika, Jokowi Minta Jajarannya Cabut 40 Aturan Sebelum Terbitkan Satu Peraturan Menteri

Jokowi menceritakan pertemuannya dengan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross yang membahas berbagai persoalan.

Contoh Amerika, Jokowi Minta Jajarannya Cabut 40 Aturan Sebelum Terbitkan Satu Peraturan Menteri
Instagram/jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mencontoh kebijakan Amerika Serikat dalam menciptakan regulasi yang efisien dan efektif.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas Program Cipta Lapangan Kerja di kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Jokowi menceritakan pertemuannya dengan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross yang membahas berbagai persoalan.

"Ini perlu saya informasikan bahwa di Amerika, kemarin sekretaris Ross bercerita kepada saya, di sana sekarang kalau ada menteri ingin mengeluarkan satu peraturan menteri, dia harus mencabut dua peraturan menteri," ujar Jokowi.

Baca: Sejarah Presiden Joko Widodo Dipanggil Jokowi, Ternyata Diawali oleh Sahabat dari Prancis

Menurutnya, kebijakan tersebut bisa dicontoh oleh pemerintah Indonesia yang memiliki banyak peraturan menteri di setiap kementerian.

"Di sini mestinya juga bisa melakukan itu, menteri kalau mau mengeluarkan satu peraturan menteri, nyabutnya 40 peraturan menteri karena kita di sini terlalu banyak, banyak sekali," ucap Jokowi.

"Tolong ini nanti mulai dikaji lagi keluar satu peraturan menteri, potong berapa peraturan menteri. Kalau Amerika sekali lagi, satu (peraturan menteri) memotong dua (peraturan menteri)," sambung Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta menterinya untuk mengidentifikasi regulasi yang jadi penghambat disetiap masing-masing kementerian.

"Jika ada yang menghambat segera dipangkas atau diusulkan untuk dipangkas kepada Presiden dan khusus yang berkaitan dengan mandat dalam undang-undang, kita kumpulkan dan nanti akan dilakukan yang namanya omnibus law yang akan dibahas bersama DPR," papar Jokowi.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved