KPU Sebut Pemilu 2019 Jumlah Sengketa Turun Drastis

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan jumlah sengketa di Pemilu 2019 jauh menurun dibandingkan Pemilu 2014.

KPU Sebut Pemilu 2019 Jumlah Sengketa Turun Drastis
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Ketua KPU Arief Budiman didampingi komisioner KPU saat memberi Keterangan Pers, Senin (11/11/2019) di Kantor Presiden, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Ketua KPU Arief Budiman mengatakan jumlah sengketa di Pemilu 2019 jauh menurun dibandingkan Pemilu 2014.

"Di 2014 itu kurang lebih ada 900-an sengketa atau perkara yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Lalu 600 sengketa dilanjutkan ke persidangan dan putusannya ada 23 perkara yang dikabulkan," ujar Arief, Senin (11/11/2019) di Kantor Presiden, Jakarta.

Baca: Jokowi Kaji Usulan Mendagri Evaluasi Pilkada Secara Langsung

Sementara di Pemilu 2019, jumlah sengketa yang diajukan ke MK ‎turun drastis hanya 360 perkara dan sebanyak 260 perkara dilanjutkan ke persidangan.

"Kemudian sengketa yang dikabulkan hanya 12. Melihat data ini, adalah bukti ‎kalau penyelenggaraan pemilu semakin baik dan demokrasi juga semakin baik," ungkap Arief.

Pasalnya semua orang sudah memahami apa yang harus disengketakan dan tidak disengketakan.

Hal yang sudah baik, tentu tidak diajukan sengketa ke MK.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved