Menko PMK: Angka Stunting di Indonesia 27 Persen
Menko PMK Muhadjir Effendy, mengungkapkan angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi yakni sekitar 27 persen.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengungkapkan angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi yakni sekitar 27 persen.
Menurut Muhadjir, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk menekan angka stunting. Hal tersebut diungkapkan Muhadjir saat acara penutupan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Palembang, Minggu (10/11/2019).
"Angka stunting kita saat ini masih sekitar 27% dan ini cukup besar. Bagaimana kita bisa bahu membahu mengatasi masalah stunting supaya Indonesia siap menghadapi bonus demografi dengan tidak menciptakan lost generation atau generasi hilang," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com dari Kemenko PMK, Senin (11/11/2019).
Muhadjir mengungkapkan untuk mencegah lahirnya bayi stunting ialah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, perlu ditanamkan kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan juga menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sanitasi.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, stunting juga disebabkan oleh sanitasi yang buruk.
"Perlu dipahami, stunting tidak hanya karena gizi buruk. Harus ada gerakan sanitasi lingkungan yang sehat agar anak-anak lahir tidak mengalami stunting," tutur Muhadjir.
Menurut Muhadjir, 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa-masa paling menentukan kualitas tumbuh kembang anak.
Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam mencegah bayi lahir stunting adalah dengan menjaga agar asupan gizi ibu hamil terpenuhi secara baik.
"Jadi 1.000 hari awal kehidupan adalah waktu yang perlu mendapatkan perhatian. Sekali anak itu lahir stunting, maka dia akan menjadi manusia Indonesia yang tidak produktif dan menjadi beban ke depannya," pungkas Muhadjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/muhadjir-effendy-sekarang-menko-pmk.jpg)