Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan ''Diserang'' Dewi Tanjung dan OC Kaligis, Gempuran Terhadap KPK?

Pengacara senior tersebut mengajukan gugatan secara perdata untuk pembukaan kembali kasus tersebut.

Novel Baswedan ''Diserang'' Dewi Tanjung dan OC Kaligis, Gempuran Terhadap KPK?
Kolase foto KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA dan TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Dewi Tanjung Ternyata Kerap Buat Laporan, Selain Novel Baswedan, Orang-orang Ini Pernah jadi Sasaran 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terus 'diserang'. Setelah Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Tanjung melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Jumat (8/11/2019) lalu.

Terpidana kasus korupsi Otto Cornelis (OC) Kaligis menggugat Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk membuka kembali kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet.

Pengacara senior tersebut mengajukan gugatan secara perdata untuk pembukaan kembali kasus tersebut.

Diketahui, perkara itu pernah menjerat Novel Baswedan. Kasus itu pun sempat menarik perhatian, karena dianggap menjadi bagian dari kriminalisasi terhadap Novel.

Baca: Dewi Tanjung: KPK Milik Negara Bukan Milik Novel Baswedan

"Memerintahkan para tergugat untuk melanjutkan penuntutan perkara atas nama Novel Baswedan bin Salim Baswedan untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu," tulis salah satu petitum dari website http//sipp.pn-jakartaselatan. go.id, Jumat (8/11/2019).

OC Kaligis mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu 6 November. Nomor registrasi gugatan itu terdaftar 958/Pdt.G/2019/PN JKT.SEL dengan klasifikasi perkara wanprestasi.

Pada kasus ini, Novel dituduh menganiaya pencuri sarang burung walet hingga meninggal dunia dengan cara ditembak. Peristiwa itu terjadi saat Novel masih menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu sekitar 2004.

Baca: Novel Baswedan Peringatkan Dewi Tanjung Tak Permainkan Polisi: Ada Delik yang Bisa Menjerat

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Ester menilai, laporan Dewi Tanjung dan gugatan OC Kaligis merupakan sebuah rangkaian yang terkait dengan penyerangan Novel Baswedan 11 April 2017 lalu.

"Satu kejadian dengan kejadian lain tidak bisa dilepaskan dengan kerangka besar pelemahan KPK. Salah satunya dengan cara mendesak Novel Baswedan," kata Lalola ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, tujuan teror terhadap Novel Baswedan adalah untuk memunculkan ketakutan. Sebagai manusia, tentu tidak menutup kemungkinan para penyidik KPK.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved