Breaking News:

Sejak 2015, Mafindo Sudah Tangani 3.000 Lebih Kasus Hoaks di Indonesia

Sejak 2015 Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Sudah Menangani 3.000 Lebih Kasus Hoaks di Indonesia

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) membentangkan poster yang berisi penolakan penyebaran berita bohong (hoax). 

Sekitar 12 dari 17 Koordinator Wilayah adalah perempuan dan Per Agustus 2019, jumlah relawan tercatat 528 orang yang tersebar diberbagai wilayah.

Cara untuk menjadi relawan, yakni degan registrasi di situs laman Mafindo (mafindo.or.id).

Tidak ada syarat dan ketentuan khusus untuk menjadi relawan, yang menjadi tolok ukur yakni motifasi dari calon relawan apakah sesuai ketentuan dari Mafindo atau tidak.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Deklarasi.
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Deklarasi. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Visi Misi Mafindo tercantum di situs laman resminya.

Visi dan Misi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo)

Visi

1. Menjadi organisasi masyarakat yang independen dan dinamis yang berpartisipasi aktif untuk mencerahkan dan mengembangkan kemampuan publik untuk berpikir kritis.

2. Meningkatkan kewaspadaan publik terhadap bahaya hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi.

3. Mewujudkan masyarakat sipil yang aktif, damai, dan sejahtera.

Misi

1. Bekerjasama dengan pihak lain dalam upaya memerangi hoaks dan ujaran kebencian.

2. Mengembangkan organisasi yang kuat, kredibel, dan akuntabel untuk mencapai tujuannya.

3. Menggabungkan semua aspek sosial positif untuk menciptakan masyarakat yang terdidi dan anti-hoaks.

(Tribunnews.com/Rica Agustina)

 
Penulis: Rica Agustina
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved