Kabinet Jokowi

Sempat Minta Maaf Soal Kabinet, Kini Jokowi Berniat Menambah Jumlah Wakil Menteri

Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menambah jumlah kursi wakil menteri (wamen).

Sempat Minta Maaf Soal Kabinet, Kini Jokowi Berniat Menambah Jumlah Wakil Menteri
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai memimpin upacara ziarah nasional dalam rangka Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM  - Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menambah jumlah kursi wakil menteri (wamen).

Namun, Presiden Jokowi belum mengungkapkan mengenai rencana penambahan wamen karena masih dalam tahap pembahasan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi seusai memimpin upacara ziarah nasional dalam rangka Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019)

"Belum," tegas Jokowi singkat dalam tayangan yang diunggah YouTube KompasTv, Minggu.

Baca: Dukungan Jokowi ke Airlangga Jelang Munas Golkar, Bamsoet: Beliau Netral

Sementara itu, Juru Presiden Fadjroel Rahman menjelaskan sejauh ini baru ada dua posisi tambahan pejabat negara yang Peraturan Presiden (perpresnya) telah ditandatangani oleh presiden.

Yakni, wakil menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) serta wakil panglima TNI.

Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rahman, di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Rabu (23/10/2019).
Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rahman, di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Rabu (23/10/2019). (Rina Ayu/Tribunnews.com)

Fadjroel mengungkapkan rencana penambahan jumlah wakil menteri akan disesuaikan dengan kebutuhan kementerian.

"Seperti Pak Jokowi tadi mengatakan, belum dibicarakan," ujar Fadjroel Rahman dalam tayangan yang diunggah YouTube KompasTv, Minggu.

"Jadi yang sudah terbit, kita akan proses secepatnya, sekarang ini dalam proses ada dua yaitu wakil mendikbud dan wakil panglima TNI,"

Saat disinggung mengenai siapa dan kapan pengumuman resminya, Fadjoel menegaskan jika hal tersebut adalah hak prerogratif presiden.

Halaman
12
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved