Jasa Raharja Jamin Santunan Korban Kecelakaan Tol Cipali KM. 117.800/B - Subang Jawa Barat

Kecelakaan Tragis kembali terjadi, kali ini musibah kecelakaan melibatkan Bus Sinar Jaya dengan Bus Arimbi

Jasa Raharja Jamin Santunan Korban Kecelakaan Tol Cipali KM. 117.800/B - Subang Jawa Barat
BUMN
Direktur Operasional, Amos Sampetoding 

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG - Kecelakaan Tragis kembali terjadi, kali ini musibah kecelakaan melibatkan Bus Sinar Jaya dengan Bus Arimbi yang terjadi pada Kamis – Dini Hari tanggal 14 November 2019 pukul 00.00 WIB di Tol Cipali KM. 117.800/B Kp. Sumberjaya, Ds. Wanasari, Kec. Cipunagara, Kab. Subang – Jawa Barat.

Dari kejadian kecelakaan tersebut mengakibatkan 26 orang korban mengalami luka-luka dan 7 orang korban meninggal dunia.

Baca: Foto-Foto: Kecelakaan Maut Bus Sinar Jaya dan Arimbi di Tol Cipali KM 117

Jasa Raharja melalui Direktur Operasional, Amos Sampetoding menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian tersebut, Amos Sampetoding menyampaikan "Bahwa korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 dan 16 tahun 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp.50.000.000,-. Sementara untuk seluruh korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dimana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp.20.000.000,- serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp.1.000.000,- dan Ambulance maksimum sebesar Rp.500.000,- terhadap masing-masing korban luka luka", terang Amos.

Menindaklanjuti kejadian ini, Jasa Raharja yang telah menerima laporan langsung berkoordinasi dengan Polres Subang dan RSUD Ciereng – Subang untuk proses pendataan korban/ahli waris dan penerbitan Surat Jaminan Biaya Rawatan ke pihak Rumah Sakit.

Baca: Kecelakaan Maut Bus Sinar Jaya vs Arimbi di Tol Cipali, 7 Tewas dan Bus Rusak Berat

Sementara bagi korban meninggal dunia, santunan akan diserahkan kepada masing-masing Ahli Waris sesuai domilisi korban.

Amos menambahkan “Kami masih terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak Polres Subang dan RSUD Ciereng agar proses penjaminan korban luka-luka di rumah sakit dapat berjalan dengan lancar sedangkan penyerahan santunan meninggal dunia dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat 1x24 jam”. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved