Didakwa Bantu Airin dan Atut dalam Pencalonan Pilkada, Wawan: Inisiatif Sebagai Bendahara Golkar

Menurut dia, upaya membantu tersebut dilakukan atas dasar inisiatif pribadi.

Didakwa Bantu Airin dan Atut dalam Pencalonan Pilkada, Wawan: Inisiatif Sebagai Bendahara Golkar
Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus pencucian uang, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, mengaku membantu membiayai saudara dan istri untuk kepentingan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Menurut dia, upaya membantu tersebut dilakukan atas dasar inisiatif pribadi.

"Saya di partai sebagai bendahara Golkar. Tentu kewajiban sebagai orang partai Golkar mengusung calon. Inisiatif saya membantu," kata Wawan, ditemui setelah persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (14/11/2019) malam.

Dia tidak memberitahukan kepada orang yang telah dibantu.

"Saya tidak ngomong ke orang yang saya bantu. Itu hanya inisiatif saya sebagai kader Partai Golkar," tambahnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK mengungkapkan Komisaris Utama PT Balipasific Pragama (BPP), Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, membiayai istri dan saudaranya untuk berpartisipasi di pemilihan kepala daerah (pilkada).

Uang itu diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi. Dia mendapatkan sejumlah proyek dengan cara melawan hukum setelah memanfaatkan hubungan kekerabatan dengan Gubernur Banten pada saat itu, Ratu Atut dan Walikota/Bupati di wilayah Banten.

"Pada bulan November 2010 membiayai untuk keperluan Pemilukada Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (istri Wawan,-red) Tahun 2010 – 2011 diantaranya Rp. 2,9 Miliar," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Selain itu, Wawan turut membiayai Ratu Atut Chosiyah dalam pemilihan Gubernur Banten Tahun 2011 diantaranya sejumlah Rp3,828,532,762,00.

Dan, membiayai pilkada untuk daerah Kabupaten Serang untuk Ratu Tatu Chasanah sebesar Rp 4.540.108.000,00.

"Membiayai pilkada untuk daerah Kabupaten Serang yang pada saat itu salah satu calon yang ikut pemilukada tersebut adalah Ratu Tatu Chasanah yang mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kabupaten Serang yang merupakan kakak dari terdakwa Rp4.540.108.000,00," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved