Moeldoko: Penambahan 6 Wakil Menteri Baru Rencana, Masih Bisa Berubah

Rencana penambahan enam wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju masih sebatas wacana.

Moeldoko: Penambahan 6 Wakil Menteri Baru Rencana, Masih Bisa Berubah
Tribunnews/Irwan Rismawan
Moeldoko 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana penambahan enam wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju masih sebatas wacana.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat ditemui di kantornya, Jumat (15/11/2019).

"Ya kan baru rencana, rencana kan masih bisa berubah. Baru rencana," ujar Moeldoko.

Baca: Soal Rencana Pengangkatan Ahok Jadi Bos BUMN Dianggap Melanggar Undang-undang, Kenapa?

Baca: Selvi Ananda Lahiran di RS PKU Solo, Pedagang Dilarang Berjualan di Trotoar karena Area Steril

Baca: 3 Alasan PKS Tetap Jadi Oposisi untuk Lima Tahun ke Depan

Dikonfirmasi soal kritik Ketua DPR Puan Maharani atas rencana penambahan enam wamen, Moeldoko menegaskan kebijakan itu masih sebatas rencana.

Mantan Panglima TNI ini belum bisa memastikan apakah rencana itu akan ditunda atau tidak.

"Itu kan baru rencana, masih rencana," imbuhnya.

Sebelumnya, Moeldoko mengatakan Presiden Jokowi tengah menjaring nama-nama enam calon menteri untuk dimasukkan ke dalam kabinet.

Jokowi melalui juru bicaranya Fadjroel Rahman membantah. Jokowi belum berencana untuk menambah posisi 6 wakil menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Fadjroel menegaskan jabatan baru yang tengah direncanakan yaitu kursi wakil menteri pendidikan dan kebudayaan serta wakil panglima TNI.

Baca : Kabar Buruk untuk Ahok? Arief Poyuono Ungkap Siapa Mafia BUMN Harus Dihadapi, Orang Lingkaran Jokowi

Merespons itu, Puan menilai rencana penambahan enam posisi wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju tidak sesuai semangat efisiensi dalam pemerintahan. Puan juga tidak yakin Jokowi ingin menambah jabatan 6 wakil menteri dalam kabinet.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved