Menteri LHK Siti Nurbaya Rapatkan Barisan Usai Terima DIPA

Saya sungguh tidak menyangka dan menurut saya hal itu mempunyai arti yang sangat penting bagi KLHK dan menjadi tanggung jawab seluruh jajaran KLH

Menteri LHK Siti Nurbaya Rapatkan Barisan Usai Terima DIPA
ist
Menteri LHK Siti Nurbaya 

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama Wakil Menteri (Wamen)  LHK, Alue Dohong, menggelar Rapat Pimpinan atau Rapim dengan semua pejabat  Eselona I KLHK.

Untuk pertama kalinya  sejak adanya penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)  ini atau dalam berpuluh tahun lamanya, maka baru kali ini yakni 14 Nopember lalu, KLHK menerima secara langsung DIPA yang diserahkan  Presiden Joko Widodo. 

“Saya sungguh tidak menyangka  dan menurut saya hal itu mempunyai  arti yang sangat penting  bagi  KLHK  dan menjadi tanggung jawab seluruh jajaran KLHK. Hal ini harus saya tegaskan kepada semua unsur pimpinan KLHK,” ujar Menteri Siti Nurbaya menjelaskan alasan menggelar Rapim sekembalinya dari Istana Negara  Kamis sore.

Baca: Menteri LHK Asistensi Sejumlah Gubernur Soal Kehutanan dan Lingkungan

Kepada media pada Sabtu (16/11), Menteri Siti Nurbaya mengatakan, DIPA untuk pembangunan 2020 diserahkan oleh Presiden Jokowi secara simbolik kepada 12 Menteri  dan 34 Gubernur provinsi.

Menteri LHK Siti Nurbaya merupakan  satu diantara 12 menteri penerima DIPA atas pertimbangan peran penting dalam pembangunan 2020 serta kinerja lembaga.

Lebih lanjut Siti Nurbaya menjelaskan bahwa  dari DIPA  2020 KLHK sebesar 9,01 triliun rupiah, terdapat lebih  dari 4,9 triliun rupiah program yang dimandatkan sebagai Prioritas Nasional (PN) , yaitu pada PN pertumbuhan ekonomi berkualitas, pada PN mengatasi kesenjangan dan pada PN kualitas lingkungan dan ketahanan bencana serta dampak iklim. 

 Mandat Luar Biasa

Kalau dihitung dana pegawai dan operasional kantor  sebesar  2,8 triliun rupiah bagi  hampir  17 ribu  pegawai, maka  mandat kepada  KLHK untuk  menjalankan program Prioritas Nasional itu  mencakup  sekitar 79 %.

“Bagi saya ini mandat luar  biasa dan cukup  berat, sehingga harus  benar-benar dipertanggung jawabkan keberhasilan output  dan outcome serta sasaran fungsional program dan dampaknya bagi rakyat. Ini bukan main-main, oleh karena itu dari istana saya langsung  mibta  dilaksanakan rapat seluruh unsur  pimpinan KLHK” tegas Menteri Siti.

Baca: KLHK Sepakat Tingkatkan Sinergi dengan Polri Tangani Karhutla

Dalam rapat briefing satu jam itu Menteri Siti  secara panjang lebar menegaskan  program dan sasaran serta langkah-langkah percepatan implemnetasinya seperti  persiapan administrasinya dan strategi operasional lapangan.

 “ Kepercayaan yang besar harus diisi oleh kerja keras dan upaya yang besar  juga  dari seluruh  jajaran  kementerian. Mari kita buat  yang baik  untuk kebaikan negeri ini,”ujar Menteri Siti Nurbaya.(*)
 

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved