Di Bangkok, Prabowo Sampaikan Komitmen Indonesia Terkait Perdamaian di Asia Tenggara

Di tengah situasi dunia internasional yang penuh dengan ketidakpastian, ASEAN harus tetap menjaga komitmen dan koneksitasnya bagi kesejahteraan bersam

Di Bangkok, Prabowo Sampaikan Komitmen Indonesia Terkait Perdamaian di Asia Tenggara
Biro Humas Kementerian Pertahanan RI
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto menawarkan medium tank buatan PT Pindad kepada Filipina di sela-sela pertemuan ASEAN Defence Ministers Meeting (ADMM) Retreat and 6th ADMM Plus 2019 pada Sabtu (16/11/2019) di Bangkok, Thailand. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya memperkuat komitmen Indonesia untuk membangun kawasan Asia Tenggara sebagai kawasan yang tangguh, aman, damai dan sejahtera serta disegani oleh kawasan lainnya.

Pada pertemuan yang dihadiri para Menhan se-ASEAN tersebut, Prabowo menyampaikan ASEAN mempunyai potensi kekayaan alam yang luar biasa sehingga sejak dahulu selalu menjadi magnet kepentingan kekuatan global.

Selain itu perairan ASEAN juga merupakan urat nadi transportasi dan perdagangan dunia.

Baca: Menhan Amerika Serikat Bahas Rencana Latihan Bersama Pasukan Khusus Saat Bertemu Prabowo

Namun, potensi wilayah laut di Asia Tenggara akan sulit dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal jika tidak ada proteksi serta jaminan keamanan dan keselamatan dari masing-masing negara anggota ASEAN.

Di tengah situasi dunia internasional yang penuh dengan ketidakpastian, ASEAN harus tetap menjaga komitmen dan koneksitasnya bagi kesejahteraan bersama.

Baca: Prabowo dan Menhan Thailand Bahas Peningkatan Kerjasama Penanggulangan Terorisme

Guna mewujudkan hal tersebut, ASEAN harus memiliki kerjasama yang tangguh dan dapat diandalkan, tidak mudah dicerai-berai oleh kepentingan sesaat serta perlunya memelihara komitmen terhadap piagam ASEAN.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) Retreat bersama Delegasi Kementerian Pertahanan RI pada Minggu (17/11/2019) di Bangkok, Thailand.

“ASEAN tidak boleh terpecah belah dan terpolarisasi yang akan mengakibatkan konflik dan perpecahan. Indonesia secara tegas menentang invasi negara dalam bentuk apapun dan di wilayah negara manapun khususnya di Asia tenggara,” kata Prabowo dikutip dari laman resmi Kementerian Pertahanan RI, www.kemhan.go.id pada Senin (18/11/2019).

Menururnya, keyakinan akan kekuatan ASEAN harus dimulai dengan kemandirian ASEAN khususnya bidang pertahanan.

Untuk itu maka ia menyampaikan kerjasama pengamanan laut perbatasan, penyelesaian sengketa perbatasan, industri pertahanan dan bidang lainnya harus selalu mengutamakan sentralitas ASEAN.

Baca: Prabowo Tawarkan Medium Tank Buatan PT Pindad Kepada Filipina

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved