CPNS 2019

Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN, Awasi Proses Seleksi CPNS

Menurutnya, dibukanya penerimaan CPNS kontradiktif dengan permasalahan tenaga kerja honorer yang tak kunjung selesai.

Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN, Awasi Proses Seleksi CPNS
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Politikus Golkar yang juga Ketua Komisi 2 DPR RI Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Kamis, (14/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan pihaknya berencana membentuk panitia kerja (panja) untuk mengawasi proses penerimaan seleksi CPNS.

Hal itu disampaikannya di sela-sela rapat perdana Komisi II DPR dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, dibukanya penerimaan CPNS kontradiktif dengan permasalahan tenaga kerja honorer yang tak kunjung selesai.

Untuk itu, ia melihat urgensi dibentuknya panja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca: Ini Dia Formasi Perekrutan CPNS 2019 dan Instansi Terfavorit

"Saya kira rapat kerja kali ini banyak masalah-masalah yang diungkapkan oleh seluruh anggota Komisi II. Soal keaparaturan kita dan birokrasi. Misalnya tadi mengemuka soal pegawai eks honorer ya g jumlahnya hampir ratusan ribu dan ini tidak selesai-selesai sampai menteri ini dijabat oleh beberapa orang," kata Doli di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

"Jadi kita mau mendesak supaya masalah ini diselesaikan. Termasuk BKN mau menerima CPNS, ini agak kontradiktif, disatu sisi tenaga honorer banyak, tapi dibuka juga CPNS," imbuhnya.

Baca: Ada Pelamar Fiktif Tahun Lalu, BKN Hapus Fitur Jumlah Pelamar di SSCN CPNS 2019

Selain mengawasi penerimaan CPNS, Doli mengatakan panja akan menyelesaikan permasalahan ribuan tenaga kerja honorer.

"Saya kira urgent (dibentuk panja ASN), karena ini masalah tidak selesai-selesai. Tadi pertama fungsinya mengawasi menyeleksi CPNS ini, kemudian kita ingin menyelesaikan masalah eks honorer yang tidak selesai-selesai. Ini kan sangat kontradiktif, honorer banyak tapi satu sisi buka CPNS. Itu akan kita kawal melalui panja," ujarnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved