Pengamat Imbau Jokowi Lebur BNPB-Basarnas demi Efisiensi dan Efektivitas Kerja

Saiful menilai peleburan tersebut penting dalam rangka melakukan efisiensi dan efektivitas kerja.

Pengamat Imbau Jokowi Lebur BNPB-Basarnas demi Efisiensi dan Efektivitas Kerja
Youtube Sekretariat Presiden
Screenshoot 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta Saiful Anam mengimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melebur dua lembaga non departemen yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNP) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Saiful menilai peleburan tersebut penting dalam rangka melakukan efisiensi dan efektivitas kerja.

Karena, kata dia, kedua lembaga itu memiliki kemiripan bidang kerja dalam menanggulangi bencana. Sehingga layak dipertimbangkan untuk dilebur menjadi satu badan khusus terkait bencana.

"Presiden Jokowi melakukan terobosan luar biasa yang terkadang di luar kelazimannya dengan melakukan perombakan besar-besaran," ujar Saiful, dalam keterangannya, Rabu (20/11/2019).

"Mulai dari usulan sinkronisasi dan harmonisasi aturan hukum yang telah ada melalui Omnibush Law, dimana puluhan undang-undang yang akan dilebur jadi satu. Tujuannya untuk memberikan kecepatan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadi tidak ada salahnya Basarnas dan BNPB kedua disatukan," imbuhnya.

Ia merasa dua lembaga tersebut dapat dilebur atau disatukan sebagaimana penggabungan atas kementerian dan berbagai BUMN yang telah melakukan perombakan besar-besaran.

Oleh karenanya, Saiful meminta Jokowi untuk mempertimbangkan peleburan dua lembaga tersebut, sehingga terjadi efisiensi terhadap APBN Indonesia.

"Saya rasa bukan dibubarkan ya. Hanya dilebur atau disatukan saja oleh Presiden Jokowi," pungkasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved