Fadjroel Rachman Bantah Ide Pemekaran Provinsi Papua Berasal dari Pemerintah Pusat

Haris Azhar mempertanyakan ide pemekaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Fadjroel Rachman ungkap itu hanya usulan.

Fadjroel Rachman Bantah Ide Pemekaran Provinsi Papua Berasal dari Pemerintah Pusat
YouTube Kompas TV
Fadjroel Rachman Bantah adanya Pemekaran Provinsi Papua (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV) 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar mempertanyakan ide pemekaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Hal tersebut ia sampaikan dalam tayangan Mata Najwa Trans 7, Rabu (20/11/2019).

Sebelumnya Mendagri Tito Karnavian menyebutkan ada dua aspirasi yang masuk untuk pemekaran wilayah Papua, yakni di kawasan Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (30/10/2019), ia menyebut, rencana pemekaran wilayah Papua didasarkan atas alasan situasional.

Ia juga menyebut, pembentukan provinsi baru di Papua didasarkan pada analisis bidang intelijen.

"Ini kan situasional. Kita kan dasarnya data intelijen."

"Kemudian data-data lapangan kita ada. Situasi nasional," ujar Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

Dalam acara bincang Mata Najwa itu, hadir pula Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman

Fadjroel mengatakan, pernyataan Tito Karnavian itu hanya sebuah usulan.

"Terkait dengan provinsi, saya sudah bertanya kepada Pak Tito sebagai Mendagri, itu betul-betul sebagai usulan," ujarnya, dikutip dari tayangan YouTube Najwa Shihab, Rabu (20/11/2019).

Fadjroel Rachman dan Haris Azhar
Fadjroel Rachman bantah pernyataan Haris Azhar (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)
Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved