Ahok Masuk BUMN

Fahri Hamzah Komentari Ahok akan Masuk BUMN, Sebut Pemerintah seperti Punya Agenda Tersembunyi

Menurut Fahri Hamzah, pemerintah harus menjelaskan kepada masyarakat soal alasan pengangkatan Ahok sebagai petinggi di salah satu BUMN.

Fahri Hamzah Komentari Ahok akan Masuk BUMN, Sebut Pemerintah seperti Punya Agenda Tersembunyi
Richard Susilo
Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berkomentar soal kabar mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, yang disebut akan menjadi petinggi salah satu perusahaan BUMN.

Menurut Fahri, pemerintah harus menjelaskan kepada masyarakat soal alasan pengangkatan Ahok.

"Dia (pemerintah) harus menjelaskan apa yang akan dia lakukan, ini jangan seperti akan ada agenda yang tersembunyi untuk memasukkan saudara Basuki," ujarnya, dilansir dari kanal Youtube KompasTV, Rabu (20/11/2019).

Fahri menjelaskan mengenai agenda tersembunyi terkait rencana masuknya Ahok ke BUMN.

Yang menjadi pertanyaan bolehkah Ahok yang sebelumnya mantan narapidana mecalonkan diri sebagai petinggi BUMN?

Baca: Fahri Hamzah Analisa Dampak Prabowo Jadi Menhan: Harus Diakui Keputusan Jokowi Misterius

Menurut Pasal 27 UUD 1945, disebutkan segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya serta wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Fahri beranggapan semua orang juga memiliki hak seperti Ahok untuk menduduki posisi penting di negara ini.

Wakil Ketua DPR ini juga mengatakan untuk soal kemampuan, ia termasuk yang menganggap BUMN memerlukan Ahok.

"Kalau soal talenta, saya termasuk yang menganggap BUMN itu memerlukan Saudara Ahok. Karena ada beberapa institusi di BUMN itu yang memerlukan orang keras memerlukan orang tegas" ucap Fahri.

Halaman
12
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved