Staf Khusus Presiden

Kalangan Milenial Ditunjuk Jadi Staf Khusus Presiden, Jokowi: Untuk Jembatan Saya dengan Anak Muda

Presiden RI memilih kalangan milenial jadi staf khusus Presiden satu diantaranya ialah untuk menjadi jembatan antara Jokowi dengan anak - anak muda.

Kalangan Milenial Ditunjuk Jadi Staf Khusus Presiden, Jokowi: Untuk Jembatan Saya dengan Anak Muda
TRIBUN/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Joko Widodo memperkenalkan staf khusus barunya yang berasal dari kalangan milenial CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (kiri), Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (dua kiri), Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (tiga kiri), peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar (empat kanan), CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (tiga kanan), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (dua kanan), dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf (kanan) di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Tugas yang diberikan Presiden pada stafsus milenialnya adalah mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang sesuai dengan keahliannya masing-masing. TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah memerkenalkan tujuh staf khusus Presiden di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (21/11/2019).

Ketujuh nama ini merupakan berasal dari kalangan milenial.

Adapun alasan Presiden RI memilih anak-anak muda yang rentan usia 23-36 tahun satu diantaranya ialah untuk menjadi jembatan antara Jokowi dengan anak-anak muda.

"Saya juga minta mereka untuk menjadi jembatan saya dengan anak-anak muda, santri muda, hingga diaspora yang tersebar di berbagai tempat," imbuhnya yang dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden (21/11/2019).

Tak hanya itu, Kepala Negara ini juga meyakini para milenial memiliki ide - ide kreatif yang dapat memajukan bangsa.

Seperti yang telah Jokowi sampaikan dalam dialog bersama jurnalis yang diselenggarakan di Istana Merdeka, Jumat (1/10/2019) lalu.

Saat itu ia sempat menyinggung terkait figur - figur yang dapat merespon perubahan untuk mewujudkan adanya lompatan kemajuan yang signifikan.

Nantinya adanya tujuh milenial dalam pemerintahannya, diharapkan mereka juga dapat membuat terobosan - terobosan baru yang sesuai dengan perubahan dunia yang sangat cepat.

Sehingga mereka dapat memudahkan Presiden dalam mengelola negara yang memiliki cakupan wilayah sangat luas.

Namun Jokowi nantinya akan meninjau apakah ide atau terobosan dari ke tujuh staf khusus Presiden dapat diterapkan di pemerintahannya.

Halaman
123
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved