Penyiraman Air Keras Dituding Rekayasa, Novel Baswedan Tunjukkan Fakta Mata Kiri Diambil dari Gusi

Dituding settingan jadi korban penyiraman air keras, Novel Baswedan berikan bukti kuat, mata kiri diganti jadi gusi gigi.

Penyiraman Air Keras Dituding Rekayasa, Novel Baswedan Tunjukkan Fakta Mata Kiri Diambil dari Gusi
YouTube Deddy corbuzier
Mata kiri Novel Baswedan diambil dari gusi 

TRIBUNNEWS.COM - Dituding settingan jadi korban penyiraman air keras, Novel Baswedan berikan bukti kuat, mata kiri diganti jadi gusi gigi.

Novel Baswedan akhirnya angkat bicara terkait tudingan penyiraman air keras yang dialaminya adalah settingan.

Melalui saluran YouTube Deddy Corbuzier, Novel Baswedan menunjukkan fakta yang cukup mengerikan pada mata kirinya.

Belum lama ini Novel Baswedan dilaporkan oleh seorang politisi senior karena dianggap melakukan pembohongan.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap melakukan pemalsuan yang berhubungan dengan mata yang terkena siraman air keras.

Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH
Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH (Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH)

Baru-baru ini Novel Baswedan buka suara mengenai isu yang terjadi pada dirinya yang dianggap pembohongan.

 Deretan Fakta Laporan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan yang Disebut Bohong!

Hal tersebut dikatakanya saat diwawancarai oleh artis sekaligus presenter, Deddy Corbuzier dalam saluran Youtube pribadinya.

Video wawancara yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier diunggah pada hari Rabu (20/11/19).

Dalam video yang diunggah di laman Youtube tersebut, adalah kedatangan Novel Baswedan yang pertama setalah tiga bulan menolak undangan untuk menjadi narasumber di semua stasiun televisi.

Kemunculan Novel tersebut juga menjadi yang kedua baginya untuk datang di sebuah studio siaran setelah kedatangannya di acara Najwa Shihab tiga bulan lalu.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>>

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved