Breaking News:

Beri Komentar soal Penambahan Masa Jabatan Presiden hingga 3 Periode, Jubir PKS: Jangan Main-main

Wacana masa jabatan presiden hingga tiga kali periode tengah santer dibicarakan. Menanggapi hal itu, Juru Bicara PKS, Handi Risza mengaku tidak setuju

Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV
Sapa Indonesia Malam (24/11/2019) membahas mengenai wacana penambahan masa jabatan presiden. 

TRIBUNNEWS.COM - Wacana soal masa jabatan presiden hingga tiga kali periode tengah santer dibicarakan.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara PKS, Handi Risza mengaku tidak setuju.

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV pada Minggu (24/11/2019), Handi Risza lantas membeberkan alasan PKS mengapa menolak wacana tersebut.

"Artinya kami tidak setuju dengan ide tersebut," ujar Handi.

Handi meminta agar jangan sampai lupa dengan perjuangan reformasi pada 1998 yang telah dilakukan.

Pada 1998 masyarakat bersemangat untuk membatasi jabatan presiden.

"Semangat untuk membatasi jabatan presiden kan semangat reformasi tentu kan kita belum lupa ketika kita melakukan proses reformasi sekitar 20 tahun yang lalu."

"Salah satunya tuntutan itu adalah membatasi jabatan presiden menjadi dua periode," jelas dia.

Kemudian yang kedua tak kalah pentingnya, Handi mengatakan bahwa kekuasaan yang semakin kuat justru akan membuat peluang korupsi semakin besar.

"Nah ini tentu harus mendapat sorotan atau garis merah bagi kita."

Baca Selengkapnya >>>

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved