Masa Jabatan Presiden

Ruhut Sitompul Yakin Jokowi Berpihak Rakyat Soal Masa Jabatan Presiden: Suara Rakyat Suara Tuhan

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ruhut Sitompul berharap masyarakat bisa menerima masa jabatan presiden yang saat ini dijalankan

Ruhut Sitompul Yakin Jokowi Berpihak Rakyat Soal Masa Jabatan Presiden: Suara Rakyat Suara Tuhan
kolase Tribunnews/Kompas.com
Ruhut Sitompul dan Presiden Jokowi 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ruhut Sitompul berharap masyarakat bisa menerima masa jabatan presiden yang saat ini dijalankan yaitu maksimal dua periode.

Ruhut Sitompul mengatakan, masa jabatan presiden tersebut mekanismenya sudah ada sejak era Presiden Soekarno.

Sehingga kebijakan tersebut tidak perlu untuk ditentang dan dilawan.

"Saya katakan, mekanisme lima tahunan ini dari Bung Karno, baik sekali, dia punya gagasan nggak bisa kita lawan," ujar Ruhut di Studio Kompas TV, Minggu (24/11/2019), dikutip dari Kompas TV.

"Cuma jangan gara-gara Pak Harto di orde baru salah semua kita, nggak begitu," lanjut Ruhut.

Menurutnya, di era Presiden Soeharto, sudah bagus saat periode satu sampai ketiga, namun periode selanjutnya mulai terlihat tidak bagus.

Baca: Beri Komentar soal Penambahan Masa Jabatan Presiden hingga 3 Periode, Jubir PKS: Jangan Main-main

Baca: Titi Anggraini Ungkap Kekuasaan Otoriter Bermula dari Masa Jabatan Presiden yang Tak Dibatasi

"Pak Harto periode satu dua bagus lo, ketiga masih bagus, mulai kelihatan nggak bagus kan keempat kelima," kata dia.

Masa jabatan presiden yang sudah ditentukan sebelumnya, Ruhut berharap untuk diterima saja.

"Tapi pemerintahan Jokowi ini, sudah lah kita terima," jelasnya.

Ia mengatakan, jika Presiden Jokowi pasti juga akan berpihak kepada suara rakyat.

Halaman
1234
Penulis: Nuryanti
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved