Tito Karnavian Sebut Jakarta Kampung, Rocky Gerung: Beijing Aslinya Seburuk yang Digusur Ahok

Rocky Gerung mengaku pernah melakukan riset di Beijing, tepatnya di sebuah perumahan yang dikelilingi pagar mewah yang ternyata dalamnya kumuh.

Tito Karnavian Sebut Jakarta Kampung, Rocky Gerung: Beijing Aslinya Seburuk yang Digusur Ahok
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Rocky Gerung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat meyebut DKI Jakarta lebih kampung dibandingkan Kota Beijing dan Shanghai di China.

Menanggapi ucapan Tito Karnavian, Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut sebenarnya Beijing lebih buruk dari rumah warga di Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Rumah warga yang terletak di bantaran Kali Ciliwung itu pernah digusur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta pada 2016 silam.

Dilansir Tribunnews.com, hal itu diungkapkan Rocky Gerung dalam tayangan 'ROSI' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (28/11/2019).

Rocky Gerung meyakini perbandingan atau analogi dari Tito Karnavian itu kacau.

"Pak Tito ini faktanya kacau," ucap Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengaku pernah melakukan riset di Beijing, tepatnya di sebuah perumahan yang dikelilingi pagar mewah.

"Saya pernah bikin riset kecil di Beijing, di belakang Tiananmen Suquare itu forbidden city, ada dua blok yang sama-sama mewah," ujar Rocky Gerung.

"Karena pagarnya itu pagar perkampungan mewah, sebelah kiri dan sebelah kanan," sambungnya.

Rocky Gerung jelaskan tak setuju dengan pernyataan Tito Karnavian yang sebut Jakarta seperti Kampung.
Rocky Gerung jelaskan tak setuju dengan pernyataan Tito Karnavian yang sebut Jakarta seperti Kampung. (Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV)

Meski pagar kedua kompleks perumahan itu tampak mewah, Rocky Gerung menyebut ternyata isinya berbeda.

Halaman
1234
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved