Eksklusif Tribunnews

Juru Bicara Wapres Kiai Maruf Amin, Masduki Baidlowi: Sunrise dan Sunset Sama-sama Indah

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin kini mempunyai delapan staf khusus, satu diantaranya Masduki Baidlowi.

Juru Bicara Wapres Kiai Maruf Amin, Masduki  Baidlowi: Sunrise dan Sunset Sama-sama Indah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi bersama Newspaper Director Tribun Network Febby Mahendra Putra berbincang usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Jakarta, Kamis (28/11/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Bagaimana Anda bisa ditunjuk menjadi Staf Khusus Wakil Presiden?
Saya dan KG Ma'ruf itu berproses sudah cukup lama, terutama terkait aktivitas di NU maupun MUI. Selain itu kami sama‑sama punya label politik.

KH Ma'ruf adalah mantan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), saya juga begitu. Lebih dari itu kami sama-sama label pondok pesantren.

Mengapa Anda ditempatkan sebagai Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi?
Mungkin karena latar belakang saya wartawan. Saya dulu pernah menjadi wartawan Majalah di Tempo, kemudian ikut mendirikan Majalah Editor.

Baca: Masduki soal Fungsinya sebagai Stafsus Maruf: Saya Berikan Masukan hingga Berdebat dengan Beliau

Sejak KH Ma'ruf aktif di politik, saya sebagai wartawan, juga sudah komunikasi dengan beliau.Saya jadi wartawan Tempo pada 1985 kemudian pindah ke Editor pada 1987 sampai majalah itu dibredel pada 1994. Selanjutnya bekerja di Majalah Tiras dan Majalah Tajuk.

Mulai intens bersama KH Ma'ruf Amin sejak kapan?
Ketika beliau dipilih sebagai Ketua Umum MUI, lalu mengajak saya ke MUI. Namun kedekatan kami sudah berlangsung jauh hari sebelumnya, sebagai teman diskusi.

Waktu KH Ma'ruf Amin masuk bursa calon wakil presiden, Anda diajak diskusi?
Oh iya saya termasuk intensif diajak diskusi. Awalnya beliau tidak masuk hitungan karena Pak Mahfud MD (sekarang menkopolhukam) yang banyak dibicarakan sebagai calon kuat wakil presiden presiden mendampingi Pak Jokowi. Tapi justru di jam‑jam terakhir Pak KH Ma'ruf yang menjadi calon wakil presiden.

Anda terkejut pada keputusan mendadak Jokowi?
Otomatis semua pihak terkejut, bahkan KH Ma'ruf sendiri terkejut, karena dia juga tidak mengira. Waktu itu beliau dihubungi (diberitahu bakal jadi calon wakil presiden) pukul 16.00, atau satu jam sebelum diumumkan Pak Jokowi.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved